Mazepin Banjir Kritik, Bos Haas Turun Tangan

Bos Haas Formula 1 Gunther Steiner menanggapi kritik terhadap tim yang merekrut Nikita Mazepin dengan membandingkan di awal karier Niki Lauda yang membayar untuk masuk ke F1.

Mazepin Banjir Kritik, Bos Haas Turun Tangan

Mazepin telah dikonfirmasi masuk dalam skuad Haas untuk F1 2021, dan  hingga saat ini belum ada pengumuman tentang kesepakatan komersial. Seperti memasang logo perusahaan ayahnya, Uralkali, yang diharapkan terpampang di badan mobil.

Beberapa putra yang mendapatkan kursi di F1 karena kekuatan finansial ayahnya, mendapatkan beberapa komentar skeptis di media sosial.

Namun, Steiner menegaskan bahwa bukan hal yang aneh bagi pembalap berbakat untuk mendapatkan keuntungan dari dukungan finansial. Ia mengatakan bahwa Mazepin telah membuktikan kemampuannya di F2, di mana ia berada di urutan ketiga dalam klasemen 2020.

"Ada banyak pembalap yang masih ke F1 karena dukungan finansial. Ada banyak pembalap bagus di F1 yang di awal kariernya membawa sponsor," kata Steiner.

"Pertama Sergio Perez. Checo datang ke F1 dan dia berstatus pay driver. Lihat Checo sekarang, dia bisa finis di podium, dia telah melakukan pekerjaan yang bagus.

"George Russell bagi saya salah satu pembalap terbaik, tapi tanpa bantuan Mercedes, dia tak akan bisa melangkah jauh.

"Masih ada banyak yang lainnya, misal Lance Stroll, yang mampu meraih podium. Jika mereka memiliki kinerja bagus di F2, dan memiliki sponsor, itu solusi terbaik."

Baca Juga:

Steiner juga melihat mantan rekannya di Jaguar Racing, Lauda, ​​yang membayar dua musim penuh pertamanya di March, pada 1972, dan di BRM pada tahun berikutnya, seperti yang diceritakan dalam film Rush.

"Ketika saya berbicara dengan Niki di masa lalu dia mengatakan, 'Saya bisa masuk ke F1 berkat bank yang mensponsori saya, jadi saya bisa pergi dan membeli mobil'. Saya pikir saat itu ia melangkah ke BRM. Anda tahu, dia juara dunia tiga kali," ujar Steiner.

Steiner menegaskan bahwa performa kuat yang ditunjukkan Nikita Mazepin membuatnya layak untuk berjuang di F1.

"Ini tergantung dari sisi mana Anda melihat, apakah positif atau negatif. Jika seseorang tampil bagus dan memiliki dukungan finansial, tentu saja dia memiliki peluang lebih baik daripada yang lainnya," ujar Steiner.

"Mengapa Anda memilih pembalap tanpa dukungan finansial? Saya pikir selama mereka baik di F2, dan Nikita, dia berada di urutan ketiga saat ini, saya tidak bisa meragukan kemampuannya. Apa lagi yang perlu Anda lakukan?

"Saya mengikutinya selama semusim penuh, apa saja yang telah dia lakukan. Jujur, dia memiliki awal yang sulit dan mungkin jika itu tak terjadi, dia bisa bertarung untuk kejuaraan. Jadi ini pandangan saya, tak bisa melihat apa pun selain itu. Hasil yang berbicara."

Mazepin sendiri menegaskan bahwa dirinya akan berjuang keras untuk membuktikan kemampuannya seperti yang telah dilakukan oleh Lance Stroll dan Nicholas Latifi.

"Jadi sederhananya, saya dapat mengatakan, Anda telah mengeluarkan dua nama, dan saya pikir ada 20 nama di grid," kata Mazepin.

"Bagaimana dengan mereka? Mereka adalah pembalap profesional yang sangat bagus, yang sama-sama mencapai hasil luar biasa dalam karir satu kursi mereka."

dibagikan
komentar
Russell Berpeluang Gantikan Hamilton di GP Sakhir

Artikel sebelumnya

Russell Berpeluang Gantikan Hamilton di GP Sakhir

Artikel berikutnya

Mercedes Konfirmasi Russell sebagai Pengganti Hamilton

Mercedes Konfirmasi Russell sebagai Pengganti Hamilton
Muat komentar