Haas F1 dipaksa mencopot sayap-T

Dianggap terlalu banyak bergoyang, Haas F1 mengungkapkan bahwa mereka dipaksa untuk mencopot perangkat sayap-T di sesi latihan kedua GP Australia.

Melalui tayangan televisi, perangkat sayap-T yang terpasang di mobil VF-17 terlihat bergoyang saat melakukan putaran pada sesi latihan perdana F1 2017 di sirkuit Albert Park, Melbourne.

Di sesi FP2 Haas dipaksa untuk mencopot sayap-T dan team principal Gunther Steiner mengaku belum yakin jika timnya diperbolehkan kembali memasang perangkat tersebut untuk sisa sesi berikutnya.

"Kami menggunakan sayap ini sepanjang tes Barcelona dan tidak pernah mengalami masalah seperti rusak atau lainnya," ucap Steiner.

"Karena terlihat bergoyang, kami diminta untuk mencopotnya di sesi FP2. Jadi di FP3 kami ingin melihat apa yang akan terjadi."

"Dari data yang kami lihat, downforce itu ada, jadi sayap-T kami berfungsi dan kami ingin memasangnya kembali. Tapi kini kami masih harus mencari tahu apakah kami diperbolehkan untuk melakukan hal tersebut.

"Di dunia balapan, semuanya benar-benar presisi, semua bantuan akan berharga – jadi saya ingin tetap memasangnya."

Pembalap Haas, Romain Grosjean, berhasil menyelesaikan sesi FP2 di posisi kedelapan, meski tidak menggunakan sayap-T. Tapi ia masih terpaut 0,4 detik lebih lambat dibandingkan Toro Rosso yang dikemudikan Carlos Sainz.

Steiner mengatakan bahwa Grosjean sebenarnya masih bisa tampil lebih kencang lagi di sesi sore harinya.

"Saya pikir catatan waktunya di sesi pagi adalah yang terbaik yang pernah ia raih," tambah Steiner. "Sore harinya kami sedikit lebih lambat.

"Hasil ini bagus, tapi masih terlalu tipis. Kita bisa berakhir di posisi kedelapan, kemudian ke-15, atau ke-16. Semuanya masih mungkin."

 

 

 

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Australia
Trek Albert Park Circuit
Tim Haas F1 Team
Tipe artikel Breaking news