Haas F1 dipaksa mencopot sayap-T

dibagikan
komentar
Haas F1 dipaksa mencopot sayap-T
Oleh: Scott Mitchell
Co-author: Andrew van Leeuwen
24 Mar 2017 11.56

Dianggap terlalu banyak bergoyang, Haas F1 mengungkapkan bahwa mereka dipaksa untuk mencopot perangkat sayap-T di sesi latihan kedua GP Australia.

Guenther Steiner, Haas F1 Team Principal
Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-17
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17
Romain Grosjean, Haas F1 Team
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17

Melalui tayangan televisi, perangkat sayap-T yang terpasang di mobil VF-17 terlihat bergoyang saat melakukan putaran pada sesi latihan perdana F1 2017 di sirkuit Albert Park, Melbourne.

Di sesi FP2 Haas dipaksa untuk mencopot sayap-T dan team principal Gunther Steiner mengaku belum yakin jika timnya diperbolehkan kembali memasang perangkat tersebut untuk sisa sesi berikutnya.

"Kami menggunakan sayap ini sepanjang tes Barcelona dan tidak pernah mengalami masalah seperti rusak atau lainnya," ucap Steiner.

"Karena terlihat bergoyang, kami diminta untuk mencopotnya di sesi FP2. Jadi di FP3 kami ingin melihat apa yang akan terjadi."

"Dari data yang kami lihat, downforce itu ada, jadi sayap-T kami berfungsi dan kami ingin memasangnya kembali. Tapi kini kami masih harus mencari tahu apakah kami diperbolehkan untuk melakukan hal tersebut.

"Di dunia balapan, semuanya benar-benar presisi, semua bantuan akan berharga – jadi saya ingin tetap memasangnya."

Pembalap Haas, Romain Grosjean, berhasil menyelesaikan sesi FP2 di posisi kedelapan, meski tidak menggunakan sayap-T. Tapi ia masih terpaut 0,4 detik lebih lambat dibandingkan Toro Rosso yang dikemudikan Carlos Sainz.

Steiner mengatakan bahwa Grosjean sebenarnya masih bisa tampil lebih kencang lagi di sesi sore harinya.

"Saya pikir catatan waktunya di sesi pagi adalah yang terbaik yang pernah ia raih," tambah Steiner. "Sore harinya kami sedikit lebih lambat.

"Hasil ini bagus, tapi masih terlalu tipis. Kita bisa berakhir di posisi kedelapan, kemudian ke-15, atau ke-16. Semuanya masih mungkin."

 

 

 

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Alonso ingin McLaren-Honda finis lima besar

Artikel sebelumnya

Alonso ingin McLaren-Honda finis lima besar

Next article

FOTO: Mata lelah bos Honda F1

FOTO: Mata lelah bos Honda F1
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Australia
Lokasi Melbourne Grand Prix Circuit
Tim Haas F1 Team
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news