Hamilton akan terima kekalahan dari Rosberg seperti “lelaki jantan”

dibagikan
komentar
Hamilton akan terima kekalahan dari Rosberg seperti “lelaki jantan”
Pablo Elizalde
Oleh: Pablo Elizalde
20 Okt 2016 18.02

Lewis Hamilton berkata dirinya akan mencoba menjadi “lelaki jantan” bila ia kalah bertarung memperebutkan juara dunia 2016 dari rekan satu timnya, Nico Rosberg.

Race winner Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 celebrates the Constructors title
Podium: race winner Nico Rosberg, Mercedes AMG F1
Podium: third place Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Podium: race winner Nico Rosberg, Mercedes AMG F1, third place Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Race winner Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
The FIA Press Conference (from back row (L to R)): Kevin Magnussen, Renault Sport F1 Team; Romain Gr
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
(L to R): Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 and Sebastian Vettel, Ferrari in the FIA Press Conference

Di klasemen pembalap, Hamilton saat ini tertinggal 33 poin dari rekan satu timnya di Mercedes dengan sisa empat balapan lagi.

Pembalap Inggris Raya itu tidak pernah dikalahkan oleh rekan satu timnya di klasemen akhir pembalap kecuali saat tahun 2011, di mana ia dikalahkan oleh rekan satu timnya di McLaren saat itu, Jenson Button.

Ketika ditanya tentang kemungkinan ia dikalahkan oleh Rosberg di klasemen akhir, Hamilton berkata: “Saya akan mencoba menerimanya seperti lelaki jantan. Mustahil kita bisa memenangkan segalanya. Lihat siapa yang pernah menjadi juara dan kemudian kalah dalam persaingan juara berikutnya. Ini semua adalah bagian dari permainan.

“Saya berada di posisi di mana masih banyak poin yang tersedia, jadi saya masih percaya apapun dapat terjadi. Ketika hasil akhir sudah ditentukan, yang hanya bisa saya lakukan adalah menghadapi masa depan, yaitu tahun 2017.

“Hidup akan terus berjalan, dan kami akan kembali lebih kuat di musim depan.”

“Tidak ada yang bisa saya lakukan”

Hamilton yang peluang juaranya di musim ini terhambat akibat masalah reliabilitas, menegaskan dirinya cukup puas dengan performa yang ia tampilkan.

“Tahun ini memang sedikit berbeda terkait performa kami, terutama dari segi mekanis. Tetapi, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk hal itu,” ujarnya.

Membantah klaim pemblokiran media

Sang juara dunia bertahan tersebut juga kini masih berada dalam sorotan terkait konfliknya dengan awak media di Suzuka. Ditambah dengan pemberitaan yang menampilkan salah satu jurnalis dari Inggris yang mengaku diblokir oleh Hamilton di salah satu media sosial.

Hamilton berkata ia tidak mengelola akun Twitternya secara personal, dan mengklaim akunnya tersebut dikendalikan oleh salah satu personel dari tim medianya – dan juga yang melakukan pemblokiran.

“Berita itu sebenarnya juga baru disampaikan kepada saya,” tambahnya. “Saya tidak pernah mengelola akun media sosial saya. Saya memiliki orang lain yang melakukan tugas tersebut.

“Saya tidak tahu siapa yang diblokir, siapa yang tidak. Saya kira sudah banyak orang yang diblokir, tidak hanya media... Saya saja tidak memiliki aplikasinya, saya sangat jarang menggunakan Twitter.”

 

Laporan tambahan oleh Jonathan Noble

Artikel Formula 1 berikutnya
Hulkenberg ingin “bertarung untuk juara” di Renault

Artikel sebelumnya

Hulkenberg ingin “bertarung untuk juara” di Renault

Next article

Magnussen berharap dapat jadi rekan satu tim Hulkenberg

Magnussen berharap dapat jadi rekan satu tim Hulkenberg
Muat komentar