Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Hamilton Bakal Membangkang terhadap Larangan Pakai Perhiasan

Lewis Hamilton melakukan pembangkangan atas aturan Federasi Otomotif Internasional (FIA) soal larangan mengenakan perhiasan.

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Jelang latihan bebas F1 GP Australia, Direktur balap F1, Niels Wittich, mengingatkan bahwa para pembalap tidak diperbolehkan memakai perhiasan logam, seperti kalung rantai, dan anting. Mereka dikategorikan tidak esensial dengan balapan dan bisa membahayakan orang lain.

Sejatinya, regulasi tersebut sudah eksis sejak 2005. Hanya saja, tidak terlalu ditegakkan sehingga masih ada yang melanggar.

Ke depannya, larangan itu tidak bersifat seperti himbauan. FIA dan Formula 1 akan lebih tegas bahkan tak segan menggeledah setiap pembalap sebelum mengaspal.

Tentu saja, peringatan Wittich itu menimbulkan pro dan kontra di kalangan pilot jet darat. Pembalap McLaren, Daniel Ricciardo, tidak keberatan dengan regulasi tersebut sebab ia bukan penyuka perhiasan.

Baca Juga:

Sebaliknya, Hamilton yang terkenal sangat modis, tampak kesal. Keinginannya mengekspresikan diri lewat mode seolah terbelenggu.

Dalam wawancara dengan Sky Sports, selepas balapan, pembalap Inggris itu ingin menolak dan akan keluar ke trek dengan perhiasan.

“Saya tidak berencana melepasnya dan mengenakan perhiasan (sebelum setiap balapan). Saya kira ini seharusnya jadi keputusan individu, sebagai tambahan, masing-masing harus menjadi diri mereka sepanjang waktu,” ia mengungkapkan.

“Selain itu, ada sesuatu yang tidak bisa saya lepas. Saya bahkan tidak bisa melepas anting, yang satu di telinga kanan, mereka seolah telah dilas ke telinga saya.

“Saya harus memotongnya atau semacamnya. Jadi mereka akan terus berada di sana.”

Setelah melontarkan pernyataan tersebut, Hamilton tampaknya akan jadi sasaran tembak FIA. Pekan lalu, di Australia, memang masih ada relaksasi aturan.

Bukan tak mungkin, edisi berikutnya, Grand Prix Emilia Romagna, di Sirkuit Imola, sanksi berupa denda dijatuhkan kepada para pelanggar.

Beberapa pembalap bahkan menyebut FIA terlalu mengurusi hal-hal kecil. Apalagi mereka menggelar briefing cukup lama dengan pembalap terkait baju dalam yang dipakai di bawah race suit. Masih ada yang memakai dalam tak standar. Ini bisa membahayakan kalau terjadi insiden yang menyebabkan mobil terbakar.

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Artikel sebelumnya F1 GP Australia Akhir Pekan Terberat Aston Martin
Artikel berikutnya Ferrari Tak Upgrade Performa F1-75 di Imola karena Sprint Race

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia