Hamilton: Bottas memiliki musim yang lebih baik

dibagikan
komentar
Hamilton: Bottas memiliki musim yang lebih baik
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
11 Jul 2017 05.12

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, menilai rekan setimnya, Valtteri Bottas, tengah menjalani musim Formula 1 2017 yang lebih baik ketimbang dirinya.

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 celebrates in parc ferme
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08, lifts his arm in victory celebration at the finish, ahead of S
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 celebrates with Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 and the
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1, congratulates Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08, Kimi Raikkonen, Ferrari SF70H
Podium: race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1, second place Sebastian Vettel, Ferrari, third
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Race winner Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08, pit stop action
Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08 leads Sebastian Vettel, Ferrari SF70H

Kemenangan Bottas di sirkuit Red Bull Ring, yang merupakan kemenangan keduanya sepanjang musim 2017, menempatkan pembalap Finlandia itu di posisi ketiga klasemen – terpaut 35 poin dari pemuncak klasemen, Sebastian Vettel, dan 15 poin dari rekan satu timnya di Mercedes, Lewis Hamilton.

Berbicara usai balapan, Hamilton menilai rekan setimnya itu telah layak untuk disebut sebagai salah satu penantang gelar juara dunia tahun ini.

"Valtteri [Bottas] telah melakukan pekerjaan yang fantastis, saat balapan dan kualifikasi. Jadi ia layak meraih kemenangan ini," ujar Hamilton. "Ketika Anda melihat hasil-hasilnya sejauh ini – meski dia juga pernah gagal finis – secara umum ia memiliki musim yang lebih baik.

"Tidak ada waktu di mana ia tidak terlibat dalam pertarungan [perebutan gelar juara]. Hanya kalian-kalian saja [jurnalis] yang menganggap ia tidak berada dalam pertarungan. Kemenangannya hari ini menjadi bukti bahwa dia masih terlibat dalam pertarungan tersebut."

Sementara Bottas sendiri tidak ingin terlalu memikirkan statusnya sebagai penantang gelar juara dunia, meski hal itu sudah menjadi targetnya sejak menjadi pembalap Mercedes.

“Bagi saya, sejak hari pertama saya bergabung dengan Mercedes, apa lagi yang bisa Anda taruh sebagai target?” ujar Bottas. “Jadi, ini selalu menjadi target.

“Tapi saya tidak ingin menggembar-gemborkan hal ini terlalu sering. Ini masih terlalu dini, masih ada lebih dari setengah musim tersisa, jadi masih banyak poin yang harus diperebutkan.

“Dengan tim ini, saya berkembang pesat pada setiap balapan, dan saya merasa lebih baik setiap saat, meskipun kami juga memiliki beberapa nasib buruk. Namun begitu juga dengan pembalap lainnya. Musim masih jauh ke depan, dan tentunya, kami akan berada dalam pertarungan untuk kejuaraan.”

Meski memiliki kepercayaan diri, Bottas mengatakan ia akan tetap membalap seperti biasa.

“Saya tidak terlalu memikirkan hal itu, karena seperti yang saya katakan, kami belum berada pada paruh musim, dan jika kami terlalu memikirkan hal itu, maka itu tidak akan menolong siapapun,” ujar Bottas.

“Faktanya adalah untuk memenangi gelar, di setiap balapan Anda harus memaksimalkan akhir pekan tersebut, dan mendapatkan semua poin yang tersedia, konsisten, dan ketika memungkinkan untuk menang, Anda perlu memenangi [balapan] itu.

“Dengan membuat sesuatu [pikiran] tentang memenangi gelar, itu tidak mengubah apapun. Anda harus tetap membalap di setiap balapan, atau setiap sesi, putaran demi putaran.

“Begitulah seharusnya. Saya tahu sebagai fakta bahwa teorinya, dengan poin, segalanya masih akan dipertaruhkan. Jadi itu bagus untuk diketahui,” tutup Bottas.

Hamilton-Bottas lebih mudah ditangani

Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, tidak memiliki masalah jika harus berurusan dengan kedua penantang gelar, menyiratkan bahwa musim ini akan lebih mudah daripada yang terjadi saat duet Hamilton dan Nico Rosberg.

“Kami telah menangani ini di masa lalu,” ujar Wolff. “Mengingat perbedaan dinamika antar pembalap benar-benar berbeda.

“Untuk Lewis [Hamilton], sebenarnya ini hasil yang terbaik ketika Valtteri [Bottas] memenangkan balapan dan bukan Sebastian [Vettel]. Kami bahkan belum [berada pada] paruh waktu, dan kami mulai menghitung poin.

“Menurut saya, Lewis mendapatkan semua kesialan yang bisa terjadi. Kami telah mengecewakannya dengan headrest [pada GP Azerbaijan], dan kami telah mengecewakannya dengan girboks [pada GP Austria]. Jadi saat ini adalah waktu untuk bangkit, dan berharap itu yang akan terjadi di Silverstone,” tutup Wolff.

Artikel Formula 1 berikutnya
Kvyat siap perbarui kontrak dengan Toro Rosso

Artikel sebelumnya

Kvyat siap perbarui kontrak dengan Toro Rosso

Next article

Palmer mengaku tiru gaya balap Hulkenberg agar bisa kompetitif

Palmer mengaku tiru gaya balap Hulkenberg agar bisa kompetitif
Load comments