Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Lewis Hamilton Nilai City Racing Akan Buat F1 Makin Maju

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton percaya trek-trek Formula 1 di masa depan perlu berada di tengah kota jika ingin benar-benar menarik minat besar para penggemar, terutama fans baru.

Track overview

Liberty Media, sebagai pemilik Formula 1, telah menjalankan strategi dengan mengejar tambahan venue baru ke dalam kalender balap di area berpopulasi besar, alih-alih tempat permanen di antah berantah.

Dengan Miami (Amerika Serikat) dan Jeddah (Arab Saudi) sudah menjadi tuan rumah balapan jet darat. Sementara Grand Prix lain di Negeri Paman Sam juga bakal diselenggarakan di Las Vegas tahun depan.

Meski banyak orang di Formula 1 meyakini kehadiran balapan-balapan tradisional tetap penting, Lewis Hamilton menilai masuk akal memaksimalkan dampak event dengan mendekati fans di angka tertinggi.

“Saya agak old-school (konvensional) sebenarnya. Jadi, tentunya saya menyukai sejarah, terutama di sirkuit-sirkuit tertentu. Namun, makin tua saya, makin saya menyadari bahwa ini tentang banyak orang,” ujar juara dunia tujuh kali F1 tersebut.

Baca Juga:

“Kami bisa saja pergi balapan ke antah berantah yang memiliki sangat sedikit populasi, bukan akomodasi yang bagus, bukan komunitas yang hebat dan bagi kami, sebagai individu, membalap di trek bersejarah itu keren, tetapi ini bukan hanya tentang kami (pembalap).

“Kami telah mengalami pandemi (Covid-19), tidak ada seorang pun fans ada di sana (tribune) dan tidak ada atmosfer. Seperti tes, tak menyenangkan. Kini kami lihat ratusan ribu orang datang ke perlombaan, lebih banyak dan juga antusias.”

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Photo by: Steve Etherington / Motorsport Images

Lewis Hamilton berpikir bahwa ketika F1 memanfaatkan minat basis fans yang lebih luas, sebagian terbanti oleh efek serial Netflix, Drive to Survive, balapan di kota-kota (city racing) juga menawarkan kans bagi masyarakat lebih luas dan beragam untuk hadir.

“Saya kira para penggemar adalah inti dari olahraga ini. Mereka menciptakannya. Saya merasa dengan berada di kota-kota di mana kami dapat terlibat dan menjangkau komunitas, itu sebenarnya juga memiliki dampak,” kata Hamilton.

“Saya suka Nurburgring (GP Jerman), misalnya, tetapi tidak ada masyarakat yang beragam di sana. Kami tidak sungguh-sungguh bisa memberikan pengaruh di sana.

“Di Miami, kami bisa melakukan sesuatu. Saya bertemu dengan sekelompok anak-anak dari berbagai latar belakang, yang sekarang ingin serius mempelajari bidang teknik dan STEM (Science, Technology, Engineering dan Mathematics). Jadi itu lebih keren bagi saya.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sophia Florsch Ingin Gabung Ferrari di F1
Artikel berikutnya Max Verstappen Bisa Dikalahkan jika Turun di Formula E

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia