Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Hamilton Desak Tes Pramusim F1 Digelar di Sirkuit Lusail

Lewis Hamilton percaya bahwa Formula 1 harus memindahkan tes pramusimnya ke Sirkuit Lusail untuk menemukan solusi atas masalah dalam GP Qatar.

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W14, Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT04

Grand Prix Qatar 2023 menjadi kontroversi karena berbagai alasan, salah satunya terkait dengan ban Pirelli. Ban mengalami kerusakan berlebihan sepanjang sesi karena masalah pada kerb, yang pada bagian luarnya sangat agresif dan berbentuk piramida. Bentuk itu menyebabkan kerusakan parah pada ban saat mobil melintas di atasnya.

Akibatnya, Pirelli dan Formula 1 membuat keputusan untuk membatasi setiap tugas balapan hingga maksimal 18 lap, memaksa pembalap untuk melakukan minimal tiga pit stop dan menciptakan balapan yang agak artifisial.

Lewis Hamilton, salah satu suara paling kritis, mengakui bahwa Sirkuit Lusail adalah masalah bagi F1 saat ini.

Baca Juga:

"Ada banyak hal yang harus kami tingkatkan di sini. Jelas kami membutuhkan ban dengan kualitas yang lebih baik, tetapi saya tidak berpikir bahwa pabrikan adalah satu-satunya yang harus disalahkan atas semua masalah ini,” ujarnya.

"Kami hanya melakukan sedikit pengujian. Kami tidak melakukan tes di sirkuit dengan tikungan berkecepatan tinggi seperti ini."

Namun, pembalap Mercedes asal Inggris ini mengusulkan untuk memindahkan sesi tes pramusim ke Sirkuit Lusail dengan tujuan untuk menemukan solusi atas problem itu.

"Saya menyarankan dalam briefing (para pembalap) bahwa kami harus melakukan tiga hari tes musim dingin di Qatar, karena tidak ada sirkuit lain di kalender yang memiliki tekanan lebih besar untuk ban,” ucapnya.

Hamilton menjelaskan beberapa alasan mengapa mobil Formula 1 saat ini, ban Pirelli dan sirkuit seperti Lusail tidak cocok untuk saat ini.

"Terlepas dari keputusan FIA, mobil-mobil tersebut sangat-sangat berat. Downforce sekarang lebih besar dari sebelumnya, dan dengan ban yang ada, apa yang terjadi adalah sesuatu yang sudah diperkirakan,” ujarnya.

"Meskipun menghasilkan setengah downforce dari generasi saat ini, mobil-mobil di masa lalu mampu melaju dengan kecepatan yang sama berkat daya cengkeram yang jauh lebih baik dari ban yang dibuat oleh Bridgestone dan Michelin.

"Kami harus memperhatikan semua ini dengan seksama, karena situasinya bisa menjadi lebih rumit musim depan.”

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W14

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W14


Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Trent Alexander-Arnold Beli Saham Tim F1 Alpine
Artikel berikutnya Meski FOM Menolak, Asa Andretti ke F1 Tak Berakhir

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia