Hamilton Dinobatkan Jadi Sports Personality of the Year 2020

Juara Formula 1 tujuh kali, Lewis Hamilton, dinobatkan sebagai Sports Personality of the Year (SPOTY) 2020 oleh BBC.

Hamilton Dinobatkan Jadi Sports Personality of the Year 2020

Pembalap Mercedes-AMG Petronas mendapat suara terbanyak dari penonton BBC. Ia mengalahkan kapten Liverpool, Jordan Henderson, joki Hollie Doyle, pebiliar Ronnie O’Sullivan, atlet kriket Stuart Broad dan petinju Tyson Fury.

Ini bukan pertama kalinya Hamiton meraih predikat itu. Sebelumnya, pilot Inggris itu menang pada 2014, tahun keduanya menyabet gelar juara dunia F1.

Pada 2007, 2008, 2018 dan 2019, ia dinominasikan dan jadi runner-up. Dua tahun terakhir, Hamilton kalah dari pebalap sepeda, Geraint Thomas dan atlet kriket, Ben Stoke.

Selain prestasinya, memecahkan rekor juara Michael Schumacher, Hamilton mencuri atensi atas kepedulian terhadap isu sosial. Ia membentuk Komisi Hamilton yang mendorong kesetaraan dalam olahraga motor serta pelajaran Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Engineering dan Matematika.

Baca Juga:

Pilot 35 tahun itu juga berusaha membangun kesadaran masyarakat terhadap rasialisme dan ketidaksetaraan.

Dalam video, Hamilton mengucapkan terima kasih kepada para pemilihnya dan memberi pesan positif.

“Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada nominasi lain yang luar biasa karena saya bangga dengan apa yang telah mereka capai tahun ini. Saya berterima kasih kepada semua yang telah menelepon dan memilih saya. Saya benar-benar tidak mengharapkan ini jika mengetahui ada banyak penantang hebat,” katanya.

“Menurut saya, kami semua pemenang, dan saya ingin mengirim ucapan Selamat Natal kepada semua. Saya tahu, ini adalah tahun yang tidak biasa, tapi untuk semua pekerja garis depan dan semua anak-anak di seluruh dunia. Tolong mencoba dan tetap positif dalam waktu sulit.

“Saya mengirim energi positif kepada setiap orang dan lagi, terima kasih dari lubuk hati terdalam.”

Selain Hamilton, ada dua pembalap F1 yang membawa pulang SPOTY dua kali, yakni Nigel Mansell dan Damon Hill. Sir Jackie Stewart juga memenangi penghargaan itu pada 1973 menyusul titel ketiga, lalu pensiun dari F1. Stirling Moss juga mendapatkannya pada 1961.

“Saya kira tahun ini baru ditampilkan, dan itu terjadi setiap tahun, hanya menunjukkan berapa banyak pahlawan ikon yang kami miliki di Inggris. Saya sangat bangga menjadi salah satu dari mereka, dan akan melanjutkan mencova dan melakukan bagian saya mewakili negara dengan cara terbaik. Terus yakin kepada diri Anda, karena Anda memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi hebat,” ia menambahkan.

Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, juga masuk nominasi Pelatih Terbaik, tapi kalah dari Jurgen Klopp yang menghadiahkan gelar juara Liga Inggris 2019-2020.

 

r.

dibagikan
komentar

Video terkait

Ini Tanggapan Mick Schumacher soal Skandal Mazepin

Artikel sebelumnya

Ini Tanggapan Mick Schumacher soal Skandal Mazepin

Artikel berikutnya

Esteban Ocon dan Pesan Semangat Pantang Menyerah

Esteban Ocon dan Pesan Semangat Pantang Menyerah
Muat komentar