Hamilton Mulai Bicarakan Kontrak Baru dengan Mercedes

Lewis Hamilton mengungkapkan negosiasi kontrak baru dengan Mercedes sejauh ini berjalan positif.

Hamilton Mulai Bicarakan Kontrak Baru dengan Mercedes

Juara dunia Formula 1 tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017-2020) Lewis Hamilton tidak ingin kejadian yang dialaminya menjelang akhir musim lalu, terulang.

Seperti diketahui, akibat pandemi Covid-19, pembalap asal Inggris tersebut baru sepakat memperpanjang kontrak dengan Mercedes-AMG Petronas F1 Team pada Februari tahun ini. Padahal, Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 dimulai pada akhir Maret lalu.

Menariknya, pembicaraan dan negosiasi panjang saat itu hanya menghasilkan perpanjangan kontrak selama setahun. Artinya, kontrak Hamilton bersama Mercedes akan habis lagi pada akhir musim 2021 nanti.

Bulan lalu, Hamilton menegaskan dirinya ingin mendapatkan perpanjangan kontrak dari Mercedes untuk musim 2022, secepat mungkin. Ia menargetkan sudah bisa mendapatkan gambaran masa depannya pada jeda musim panas nanti.

Menjelang digelarnya GP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, akhir pekan ini (25-27/6/2021), Hamilton mengonfirmasi sudah mulai membicarakan kesepakatan baru soal kontrak dengan Prinsipal Mercedes Toto Wolff.  

Baca Juga:

“Kami sudah memulai rangkaian pembicaraan. Memang belum banyak yang bisa saya sampaikan. Namun, sejauh ini hasil diskusi kami berlangsung positif,” ucap Hamilton.

Sebelumnya, perpanjangan kontrak Hamilton yang hanya setahun (selama 2021) memunculkan spekulasi soal masa depannnya di F1.

Dalam beberapa kesempatan, ia menyebut akan meninggalkan F1 seraya menegaskan rencananya tidak tergantung bisa atau tidaknya ia memecahkan rekor delapan kali juara dunia.

Mercedes sejatinya juga masih memikirkan kontrak rekan setim Hamilton, Valtteri Bottas. Seperti Hamilton, kontrak pembalap Finlandia itu di Mercedes juga hanya setahun dan akan selesai pada akhir 2021 mendatang.

Banyak yang menilai, Mercedes akan mempertahankan Hamilton karena membutuhkan pengalamannya untuk menghadapi regulasi teknik yang benar-benar baru pada F1 2022 mendatang.

Karena itu, posisi Bottas yang dinilai tidak aman. Mercedes diisukan bakal menarik pembalap binaan mereka, George Russell. Performa pembalap muda Inggris itu dinilai impresif selama tiga musim di Williams. Kontrak Russell pun akan habis pada akhir 2021.

Posisi Bottas kian terpojok setelah performanya pada awal 2021 menurun drastis. Runner up F1 2019 dan 2020 itu tidak pernah finis lebih tinggi daripada P3. Sampai tujuh balapan, Bottas baru mengoleksi 59 poin – tertinggal hingga 60 poin dari Hamilton – di P5 klasemen.

Valtteri Bottas, Mercedes, dan Lewis Hamilton, Mercedes, saling memberi selamat di Parc Ferme setelah kualifikasi GP Prancis.

Valtteri Bottas, Mercedes, dan Lewis Hamilton, Mercedes, saling memberi selamat di Parc Ferme setelah kualifikasi GP Prancis.

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Kendati begitu, dalam beberapa kesempatan Hamilton menyebut Bottas sebagai rekan setim terbaik yang pernah dimilikinya di F1. Bersama Bottas, Hamilton menyebut Mercedes mampu merebut gelar pembalap dan konstruktor dalam empat musim terakhir.

“Saat bicara rekan setim, saya tidak hanya akan bicara soal performanya. Ini juga menyangkut moral, soal bagaimana Anda mampu bekerja sama dalam satu tim,” ucap Hamilton.

Lewis Hamilton pun menilai tidak ada yang perlu diubah Mercedes terkait komposisi pembalap untuk musim depan.

“Valtteri kini menjadi rekan setim saya. Kami berdua sudah mengalami naik-turun karier bersama. Tetapi, seperti saya bilang, ia rekan setim yang fantastis. Jadi, saya melihat rasanya tidak perlu ada perubahan di tim ini,” tutur Hamilton.

Pemenang 98 balapan, 170 podium, dan 100 pole position dalam 273 lomba F1 sejak 2007 itu pun memberikan komentar mengejutkan saat Motorsport.com bertanya soal George Russell.

“Melakukan apa? Yah, dia belum menjadi rekan setim saya saat ini. Jadi, saya rasa tidak perlu berkomentar tentang dirinya,” ucap Lewis Hamilton, enteng.

 

dibagikan
komentar
Silverstone Bisa Diisi Maksimal untuk F1 GP Inggris

Artikel sebelumnya

Silverstone Bisa Diisi Maksimal untuk F1 GP Inggris

Artikel berikutnya

Leclerc Harapkan Austria Bebas Hujan pada Akhir Pekan

Leclerc Harapkan Austria Bebas Hujan pada Akhir Pekan
Muat komentar