Jenson Button Sebut Hamilton-Russell Harus Diperlakukan Sama

Juara dunia Formula 1 2009 Jenson Button mengatakan dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan George Russell, harus mendapatkan perlakuan yang setara musim depan.

Jenson Button Sebut Hamilton-Russell Harus Diperlakukan Sama

Untuk menggantikan Valtteri Bottas, yang bergabung dengan Alfa Romeo di Formula 1 2022, sebagai tandem Lewis Hamilton, Mercedes mempromosikan George Russell dari Williams.

Namun, tensi antara kedua pembalap sudah mulai muncul walaupun musim baru belum bergulir. Russell datang ke Mercedes dengan ekspektasi tinggi. Tak sedikit yang berharap pembalap asal Inggris ini bisa menjadi penantang serius gelar juara.

Russell juga sudah memberikan gambaran awal tentang apa yang bisa ia lakukan dengan mobil yang kompetitif.

Saat menggantikan Lewis Hamilton di Grand Prix Sakhir 2020, sang pembalap memperlihatkan performa luar biasa, start dari P2 dan hampir meraih kemenangan.

Baca Juga:

Melihat determinasinya yang tinggi, Jenson Button memprediksi akan ada persaingan internal yang hebat di Mercedes. Ia pun berharap Russell mendapatkan perlakuan yang sama dengan Hamilton di setiap seri.

"Saya sudah mengenal George (Russell) cukup lama. Bekerja dengannya di Williams membuat saya mengetahui banyak hal mengenai dirinya," ungkap Button, yang musim lalu bertindak sebagai konsultan Williams.

"Dia adalah sosok yang sangat aktif. Tak hanya cerdas dalam hal teknis, dia juga bisa memotivasi rekan setimnya. Coba biarkan saja dia berkembang.

"Sebagai tim, Mercedes memiliki pekerjaan yang berat. Mereka tidak boleh terbagi menjadi dua kubu, Tim Lewis (Hamilton) dan Tim George. Mereka harus solid, karena keduanya harus mendapatkan perlakuan yang setara."

George Russell, Mercedes

George Russell, Mercedes

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Walaupun memprediksi akan ada persaingan internal yang besar di Mercedes, Button mengatakan Russell dan Hamilton akan tetap saling menghormati. Tim asal Jerman ini pun akan menjadi skuad yang sulit ditebak.

"Saya sudah tidak sabar ingin segera melihat keduanya beraksi, apa yang bisa pasangan ini lakukan tahun depan," tutur eks pembalap Brawn dan McLaren itu.

"Lewis tak pernah berada dalam situasi seperti ini, karena Mercedes kini memiliki sosok pembalap muda yang bergabung dengan mereka, pembalap muda yang ambisius.

"Persaingan besar tentu akan terjadi, tapi mereka akan saling menghormati. Menarik melihat bagaimana Lewis akan menghadapi tantangan baru ini."

dibagikan
komentar
Zak Brown Akan Terkejut jika Ada Tim Dominan di F1 2022
Artikel sebelumnya

Zak Brown Akan Terkejut jika Ada Tim Dominan di F1 2022

Artikel berikutnya

Pierre Gasly Prihatin Antonio Giovinazzi Tinggalkan F1

Pierre Gasly Prihatin Antonio Giovinazzi Tinggalkan F1
Muat komentar