Lewis Hamilton Sulit Percaya Dirinya Tak Pernah Perkuat Ferrari di F1

Lewis Hamilton saat ini sedang menjalani musim ke-15-nya di Formula 1, namun selama itu ia tidak pernah tampil sebagai pembalap Ferrari. Juara dunia tujuh kali jet darat menyebut fakta tersebut ‘luar biasa’.

Lewis Hamilton Sulit Percaya Dirinya Tak Pernah Perkuat Ferrari di F1

Bisa bergabung dengan Ferrari adalah mimpi besar bagi hampir setiap pembalap di beberapa titik dalam kariernya di Formula 1. Tentunya kesempatan itu buka untuk semua kalangan, hanya pilot sukses yang punya peluang untuk membela Tim Kuda Jingkrak.

Dalam aspek tersebut, tidak mengherankan jika Lewis Hamilton dikaitkan dengan kepindahan ke Ferrari pada 2019, tetapi pada akhirnya pembalap Inggris itu memilih untuk tinggal lebih lama di Mercedes.

Awal tahun ini, ia memperpanjang kontrak dengan The Silver Arrows hingga 2023, jadi kepindahan tidak akan jadi opsi hingga dua musim ke depan. Hamilton mengakui sulit dipercaya bahwa dirinya tak pernah membela untuk Ferrari setelah 15 tahun kariernya.

"Selama bertahun-tahun, saat saya datang ke (Sirkuit) Monza, dan berjalan di samping para penggemar, saya bisa mendengar mereka berkata, 'Datanglah ke Ferrari!',” ujar Hamilton kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga:

“Saya merasa itu mengharukan, tetapi sulit dipercaya bahwa saya tidak pernah membalap untuk Ferrari selama bertahun-tahun. Sebab untuk semua orang (bergabung ke sana) adalah mimpi, tujuan yang ingin dicapai. Untuk saya, itu tidak pernah terjadi dan saya tak pernah tahu persis mengapa.

“Saya harap yang terbaik untuk mereka dan dalam beberapa tahun ke depan saya akan terus mencegah mereka meraih gelar juara dunia. Saya telah lihat foto-foto pembalap mereka dan merah selalu merah. Di rumah, saya punya beberapa Ferrari yang bisa saya kemudikan, sayangnya bukan mobil F1 Ferrari."

Sebut Bottas adalah rekan setim terbaiknya

Dalam kesempatan yang sama, Lewis Hamilton juga menjelaskan alasan dirinya menilai rekan setimnya di Mercedes saat ini, Valtteri Bottas, sebagai tandem terbaiknya di Formula 1.

Tampaknya, penilaian pilot 36 tahun asal Inggris tersebut atas Bottas cukup mengejutkan mengingat ia juga pernah bekerja dengan dua orang juara dunia, Nico Rosberg dan Fernando Alonso.

Tetapi bisa dipahami bahwa poin terakhir itu juga menjadi alasan Hamilton memberikan peringkat lebih tinggi kepada pembalap Finlandia, yang akan gabung Alfa Romeo musim depan.

Lewis Hamilton, Mercedes, dan Valtteri Bottas, Mercedes

Lewis Hamilton, Mercedes, dan Valtteri Bottas, Mercedes

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

"Kami berada dalam olahraga di mana kami mencoba untuk memenangi dua gelar. Kami berjuang demi menjadi pembalap juara, tetapi tugas kami juga untuk memberikan gelar konstruktor," ujarnya.

"Untuk itu, kami harus bekerja sama. Untuk pertama kali, saya memiliki rekan setim dengan siapa saya benar-benar bisa berkomunikasi. ‘Saya mencoba ini...’, ‘Feeling saya seperti ini...’, tanpa berusaha menyembunyikan apa pun  satu sama lain."

"Kami mencoba untuk membuat satu sama lain lebih baik dan juga menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri. Itu tidak pernah terjadi dengan rekan tim saya sebelumnya, jadi ini adalah sesuatu yang unik.

“Dan sebagai manusia, itu juga bagus bahwa Anda dapat berbicara seperti pria dewasa di luar masalah pekerjaan, tanpa ada yang disembunyikan," pemuncak klasemen sementara F1 2021 itu menambahkan.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
Sirkuit Losail Resmi Jadi Tuan Rumah F1 GP Qatar 2021

Artikel sebelumnya

Sirkuit Losail Resmi Jadi Tuan Rumah F1 GP Qatar 2021

Artikel berikutnya

Lando Norris Ogah Bantu Lewis Hamilton dan Max Verstappen Raih Gelar

Lando Norris Ogah Bantu Lewis Hamilton dan Max Verstappen Raih Gelar
Muat komentar