Lewis Hamiton Tak Keberatan Mercedes Kembali Pakai Warna Perak

Lewis Hamilton mempersilakan Mercedes mengembalikan warna silver pada mobil Formula 1 mereka di masa depan.

Sejak memutuskan kembali turun sebagai konstruktor di Formula 1 pada 2010 (sebelumnya pernah pada F1 1954 dan 1955), mobil-mobil Mercedes selalu identik dengan warna perak. Itulah mengapa mobil-mobil F1 mereka dijuluki Silver Arrow.

Kendati demikian, penundaan dimulainya F1 2020 serta sebagai pesan anti-rasisme yang kuat untuk seluruh dunia, Mercedes mengganti warna perak khas mereka dengan hitam pekat, sejak tahun lalu.

Mercedes mempertahankan livery hitam tersebut untuk Mercedes F1 W12 yang dipakai Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas pada musim ini.

Namun begitu, tim juara dunia F1 (konstruktor dan pembalap) tujuh tahun terakhir (2014-2020) itu bisa kembali memakai desain livery berwarna perak untuk mobil mereka tahun depan.

Hal yang sama juga terjadi ada tim Mercedes di Formula E. Setelah mengganti livery ke hitam pada enam race terakhir musim 2019/2020 mulai di Berlin tahun lalu, Mercedes kembali memakai warna silver untuk Formula E 2020/2021 yang berakhir pada pertengahan Agustus lalu dengan pembalap mereka, Nyck de Vries, sebagai kampiun.

Lewis Hamilton, Mercedes, sedang melayani wawancara di Parc Ferme seusai memenangi F1 GP Rusia.

Lewis Hamilton, Mercedes, sedang melayani wawancara di Parc Ferme seusai memenangi F1 GP Rusia.

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

Selama ini, Hamilton memang menjadi figur paling vokal dalam menyuarakan persamaan hak dalam keberagaman, di Formula 1.

Tahun lalu, juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) itu mendirikan The Hamilton Commission yang bertujuan meningkatkan keterwakilan orang kulit hitam dalam olahraga balap di Inggris Raya.

Pemenang 100 Grand Prix di Formula 1 tersebut juga bekerja sama dengan Mercedes dalam program serupa di internal tim dengan nama Accelerate 25.

Seusai memenangi Grand Prix Rusia, pekan lalu, Hamilton menjelaskan dirinya tidak memiliki prasangka apa pun jika Mercedes akan kembali memakai livery perak. Ia justru akan menempatkan fokus yang lebih besar pada perubahan praktis untuk meningkatkan keragaman dan inklusi.

Livery asli Mercedes memang perak. Saat tahun lalu saya bertanya apakah memungkinkan mengubah warna mobil menjadi hitam sebagai simbol dan bentuk dukungan gerakan anti-rasisme, saya tidak menyangka bisa selama ini,” tutur pembalap asal Inggris itu.

“Ini musim kedua kami memakai livery hitam pada mobil dan itu luar biasa. Namun bila kami kembali ke warna perak, juga akan menyenangkan.

“Toh itu tidak menghalangi kami terkait perubahan yang kami buat secara internal. Pasalnya, kami terus benar-benar mendorong keragaman. Bahkan, bekerja dengan semua mitra kami.”

Bekerja sama dengan UBS, Hamilton mengungkapkan pernah satu hari ada sejumlah anak kecil yang datang (dan bicara kepada mereka) untuk menginspirasi soal generasi teknisi berikutnya yang akan datang dari berbagai latar belakang.

“Kami memiliki program yang sudah berjalan baik. Jadi, (perubahan warna mobil) tidak akan membuat perbedaan,” tutur pembalap berusia 36 tahun itu.

Baca Juga:

Mercedes memperkenalkan program Accelerate 25 pada Desember 2020 lalu. Program ini menguraikan rencana lima tahun untuk menargetkan 25% dari semua staf baru di tim akan berasal dari kelompok yang kurang terwakili hingga tahun 2025.

Juli lalu, Lewis Hamilton dan Mercedes bersama-sama meluncurkan program amal yang disebut Ignite mengikuti rekomendasi dari The Hamilton Commission. Program ini fokus pada peningkatan tingkat beragam bakat untuk memasuki motorsport dan mengejar karier di bidang STEM.

Lewis Hamilton, Mercedes W12

Lewis Hamilton, Mercedes W12

Photo by: Jerry Andre / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Alexander Albon Selalu Beri Tekanan ke Diri Sendiri

Artikel sebelumnya

Alexander Albon Selalu Beri Tekanan ke Diri Sendiri

Artikel berikutnya

Juri Vips dan Liam Lawson Akan Turun di Sesi Tes F1 Abu Dhabi

Juri Vips dan Liam Lawson Akan Turun di Sesi Tes F1 Abu Dhabi
Muat komentar