GP Amerika: Raikkonen menang, Vettel tunda perayaan Hamiton

dibagikan
komentar
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
21 Okt 2018 19.54

Kimi Raikkonen mengakhiri puasa kemenangannya sejak Australia 2013 pada balapan Formula 1 GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas. Sebastian Vettel tunda perayaan titel Lewis Hamilton.

Raikkonen mengambil alih pimpinan di lap pertama. Meski mendapat tekanan di penghujung balapan, pembalap Finlandia itu bisa finis terdepan.

Lewis Hamilton dipaksa bertarung ketat dengan Max Verstappen, yang start dari P18 akibat penalti girboks, dalam perebutan posisi kedua. Tapi duel tersebut akhirnya dimenangi pembalap Red Bull.

Vettel harus berjuang keras untuk finis keempat setelah sempat tercecer akibat melintir saat bertarung melawan Daniel Ricciardo di lap pertama.

Memakai ultrasoft, kompon ban Raikkonen satu tingkat lebih lunak dibanding Lewis Hamilton yang memulai balapan di depannya. Selepas start, Raikkonen melesat sementara Hamilton tampak berhati-hati dan lebih memilih merelakan posisinya kepada pembalap Finlandia itu.

Sebastian Vettel start dari kelima dan langsung menekan Daniel Ricciardo meski sempat melebar di tikungan pertama. Di rombongan belakang, kecelakaan terjadi antara Lance Stroll dan Fernando Alonso ketika mereka melewati tikungan Esses sektor pertama.

"Ada kerusakan!" lapor Alonso di radio. "Tidak mungkin bisa membalap dengan orang-orang ini!" tambahnya.

Namun drama yang lebih besar terjadi di beberapa tikungan berikutnya. Vettel yang tidak boleh kalah delapan poin dari Hamilton di balapan ini kembali mengulangi kesalahan yang serupa seperti saat di Jepang.

Vettel berhasil menyalip Ricciardo di trek lurus backstraight tapi ia tergelincir saat mengerem. Akibatnya Ricciardo bisa kembali muncul di depan mobil Vettel. Pembalap Ferrari itu tampak putus asa dan memaksa merangsek lewat sisi dalam Tikungan 13.

Laju Vettel terlalu kencang dan akibatnya ia melebar ke arah Ricciardo. Kontak tidak bisa dihindari dan Vettel melintir setelah menabrak bagian samping Ricciardo.

Vettel tercecer ke terlempar ke posisi ke-15 dan terpaksa memulai perjuangan untuk menyelamatkan peluang titelnya dari sana.

 

Ricciardo lolos dari kerusakan setelah insiden yang dipicu Vettel tapi pembalap Australia itu tidak bisa lolos dari masalah mekanis yang menimpanya delapan lap kemudian. Hal ini memicu diberlakukannya periode Virtual Safety Car.

Soal keputusan pit stop atau tidak, Hamilton mendapat instruksi untuk melakukan hal yang berlawanan dari Raikkonen di depannya. Ketika Raikkonen bertahan di trek, Hamilton pun masuk ke pit untuk beralih ke kompon soft.

Sebagai alasan mengapa mereka tidak memanggil pembalapnya ke pit, Ferrari mengatakan kepada Raikkonen bahwa pembalap Inggris Raya itu akan melakukan strategi dua kali pit stop.

Pada lap ke-13, papan VSC dicabut dan pembalap kembali melaju dalam kecepatan penuh. Dengan ban yang lebih segar, Hamilton membukukan waktu dua detik lebih cepat dari Raikkonen dan terus mengejar.

Hamilton akhirnya berada dalam jangkauan DRS Raikkonen, tapi harus bertarung keras karena Raikkonen bertahan mati-matian dengan ban yang aus.

Meski gagal menyalip Raikkonen di trek, Hamilton naik ke posisi pimpinan karena lawannya tersebut memutuskan masuk ke pit pada lap ke-22.

Selang lima lap kemudian, Vettel akhirnya melakukan pit stop, yang tampak sedikit tersendat di bagian ban kanan-belakang, dan kembali bergabung ke trek di posisi kelima, 19 detik di belakang Valtteri Bottas.

Setelah pit stop, giliran Raikkonen yang memiliki keunggulan ban sepuluh lap lebih segar dibanding Hamilton.

Raikkonen terus memangkas selisih waktunya, semantara Hamilton mulai tampak kesulitan menjaga bannya, dan mulai menembus kisaran waktu 1:41 detik. "[Performa] ban belakang mulai hilang," lapor Hamilton di radio.

Dari tayangan lambat, ban belakang Hamilton memang terlihat dalam kondisi buruk. Maka tidak mengejutkan ketika kubu Hamilton memutuskan melakukan pit stop kedua pada lap ke-39. Setelah pit, ia melorot ke posisi keempat di belakang Bottas, tapi team order memudahkan Hamilton untuk menyalip rekan setimnya tersebut.

Memasuki sepuluh lap terakhir, tensi perlahan mulai meningkat karenat tiga pembalap terdepan hanya terpisahkan 3,4 detik.

Pada lap ke-54, Hamilton menyerang Verstappen dengan bantuan DRS, dan Verstappen sedikit melebar di akhir trek lurus backstraight. Duel ketat berlanjut di dua tikungan berikutnya.

Hamilton mengambil sisi luar di tikungan berkecepatan tinggi 17-18 tapi melebar ke luar lintasan akibat berada di sisi yang kotor dan tidak beranjak dari posisi ketiga. Tak lama kemudian, juga di akhiran trek lurus, Vettel menyalip Bottas untuk naik ke posisi empat.

Pertarungan itu dimanfaatkan Raikkonen untuk melenggang dan merebut kemenangan brilian di Austin. "Akhirnya..." ucap pembalap veteran itu setelah melintasi garis finis.

Finis kelima, pembalap Renault, Nico Hulkenberg, menyelesaikan balapan sebagai yang terbaik di persaingan papan tengah, di depan rekan setimnya, Carlos Sainz Jr.

Esteban Ocon berada di urutan kedelapan, di depan Kevin Magnussen, dan Sergio Perez yang melengkapi sepuluh besar.

Lihat juga galeri mini di akhir halaman ini...

Hasil balapan GP Amerika Serikat:

Pos Pembalap Tim Gap
1 Finland Kimi Raikkonen Ferrari  
2 Netherlands Max Verstappen Red Bull 1.281
3 United Kingdom Lewis Hamilton Mercedes 2.342
4 Germany Sebastian Vettel Ferrari 18.222
5 Finland Valtteri Bottas Mercedes 24.744
6 Germany Nico Hulkenberg Renault 1'27.210
7 Spain Carlos Sainz Jr. Renault 1'34.994
8 France Esteban Ocon Force India 1'39.288
9 Denmark Kevin Magnussen Haas 1'40.657
10 Mexico Sergio Perez Force India 1'41.080
11 New Zealand Brendon Hartley Toro Rosso 1 Lap
12 Sweden Marcus Ericsson Sauber 1 Lap
13 Belgium Stoffel Vandoorne McLaren 1 Lap
14 France Pierre Gasly Toro Rosso 1 Lap
15 Russian Federation Sergey Sirotkin Williams 1 Lap
16 Canada Lance Stroll Williams 2 Lap
  Monaco Charles Leclerc Sauber  
  Australia Daniel Ricciardo Red Bull  
  France Romain Grosjean Haas  
  Spain Fernando Alonso McLaren  
Slider
List

Max Verstappen, Red Bull Racing, Kimi Raikkonen, Ferrari, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1

Max Verstappen, Red Bull Racing, Kimi Raikkonen, Ferrari, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
1/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Aksi start

Aksi start
2/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
3/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Aksi start

Aksi start
4/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Marcus Ericsson, Sauber C37 menyalip Charles Leclerc, Sauber C37 yang melintir di lap 1

Marcus Ericsson, Sauber C37 menyalip Charles Leclerc, Sauber C37 yang melintir di lap 1
8/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13
10/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Next article
Gelael komentari performa latihan dan sponsor KFC di Austin

Artikel sebelumnya

Gelael komentari performa latihan dan sponsor KFC di Austin

Next article

Klasemen F1 2018 setelah GP Amerika Serikat

Klasemen F1 2018 setelah GP Amerika Serikat
Muat komentar