Herbert: Tim kecil adalah jantung dan jiwa Formula 1

Mantan pembalap F1, Johnny Herbert, mendesak pemilik F1 yang baru, Liberty Media, agar lebih memperhatikan nasib tim-tim kecil yang kerap terancam masalah finansial.

Mantan pembalap yang pernah memperkuat tujuh tim Formula 1 itu mengaku cemas dengan kondisi beberapa tim kecil yang saat ini berkompetisi di ajang jet darat tersebut. Herbert memberikan komentarnya menyusul masalah finansial yang dialami oleh tim Manor Racing pada awal bulan Januari lalu.

Ia juga mendesak pemilik Formula 1 yang baru, Liberty Media, agar berani menghadapi tim-tim besar yang kerap mengancam hengkang dari F1 agar nasib-nasib tim kecil bisa diselamatkan dan tetap berkompetisi.

"Jika bisa dikatakan, tim-tim kecil sebenarnya menjadi lebih penting ketimbang tim-tim besar," ucap Herbert seperti dikutip dari surat kabar Inggris The Guardian. "Mereka adalah jantung dan jiwa olahraga ini. Force India dan Williams misalnya telah melakukan pekerjaan yang baik.

"Dengan dana yang mereka keluarkan tiap musimnya, sebenarnya mereka tampil lebih efektif dibandingkan Mercedes. Hanya saja mereka memang tidak berhasil menjuarai balapan pada musim lalu.

Di musim F1 1996 - 1998, Herbert saat itu memperkuat tim Sauber. Tim yang berbasis di Hinwill tersebut menjadi salah satu tim yang mengeluarkan surat permintaan investigasi kepada komisi Uni Eropa atas ketidakadilannya sistem yang digunakan oleh F1 saat ini. Herbert sendiri pun yakin Liberty Media sebenarnya bisa memberikan tekanan lebih kepada tim-tim besar.

"Pendistribusian uang hadiah harus disebar secara adil. Jika tim-tim besar tidak menyukainya, dan mereka mengancam akan hengkang, maka Liberty harus berani memberikan tekanan kepada mereka. Jika Liberty benar-benar melakukan hal itu, maka F1 bisa menjadi lebih baik lagi."

 

 

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Johnny Herbert
Tim Manor Racing , Sauber
Tipe artikel Breaking news