Honda: Kami perlu berdebat dengan McLaren

dibagikan
komentar
Honda: Kami perlu berdebat dengan McLaren
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
3 Mar 2017 11.44

Kurang dari satu bulan sebelum balapan pembuka, Honda mengakui bahwa mereka kini perlu melakukan debat dengan McLaren guna menyelesaikan masalah yang dialami oleh kedua belah pihak.

Honda logo on the nose of the McLaren MCL32
Yusuke Hasegawa, Senior Managing Officer, Honda
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Yusuke Hasegawa, Honda Senior Managing Officer
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32 and Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Honda yang awalnya berharap dapat memangkas ketertinggalan mereka dari Mercedes musim ini, justru kembali mengalami masalah pada pekan perdana tes pramusim Formula 1. Hal tersebut otomatis juga merugikan tim yang mengusung mesin mereka, McLaren, dan pembalap Fernando Alonso.

Meski di depan publik kedua belah pihak mencoba menampilkan ekspresi normal, diyakini hubungan antara Honda dan McLaren saat ini sedang tegang.

Kepala divisi mesin Honda, Yusuke Hasegawa sendiri bahkan mengakui bahwa pihaknya perlu melakukan semacam 'debat' dengan McLaren agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah yang mereka alami saat ini.

"Sesi tes memang waktu di mana kami harus menyelesaikan banyak masalah," ucapnya. "Jadi terkadang kami harus melakukan debat agar bisa mendapatkan diskusi yang membangun. Tapi saya pikir, kami telah melakukan pekerjaan dan menjaga hubungan yang baik."

Masalah serius

Sesi tes perdana McLaren-Honda di Barcelona, Spanyol tidak berlangsung mulus. Pada hari pertama, desain tangki oli Honda menjadi penyebab gangguan prosesi tes mereka, namun masalah lebih serius justru dialami pada hari kedua.

Diyakini mesin Honda yang akan digunakan untuk musim 2017 nanti tidak memiliki performa yang diharapkan. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa untuk alasan reliabilitas, tenaga mesin mereka pekan ini harus diturunkan hingga lebih kecil dari tenaga mesin Honda 2016.

Hasegawa bersikeras bahwa perancangan ulang desain tangki oli tidak akan menjadi pekerjaan besar, tetapi dirinya mengaku khawatir dengan masalah yang mereka alami pada hari kedua.

"Pada hari pertama, kami mengalami masalah sistem oli, tangki oli. Normalnya, tangki oli harus bisa mengelola tingkat oli, namun karena pengelolaan yang buruk, kami harus memodifikasi sistem tangki oli tersebut.

"Pada hari kedua, kami mengalami masalah teknis, dan hingga kini kami belum memahami akar permasalahannya. Saya pikir ini yang menjadi lebih krusial dan serius. Kami harus segera mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya."

Saat ditanya apakah kedua masalah tersebut dapat menghambat progres mesin Honda pada awal musim F1, Hasegawa berkata: "Untuk tangki oli tentunya tidak. Untuk masalah teknis [pada hari kedua], saya masih belum tahu, tetapi tentunya hal itu cukup mengkhawatirkan."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Liberty ingin potong pendapatan tim-tim besar F1

Artikel sebelumnya

Liberty ingin potong pendapatan tim-tim besar F1

Next article

Statistik pekan tes pramusim perdana F1 2017

Statistik pekan tes pramusim perdana F1 2017
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news