Honda masih ragu lakukan upgrade mesin di GP Malaysia

dibagikan
komentar
Honda masih ragu lakukan upgrade mesin di GP Malaysia
Pablo Elizalde
Oleh: Pablo Elizalde
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
26 Sep 2016 12.37

Honda masih belum yakin apakah mereka akan melakukan upgrade mesin atau tidak di GP Malaysia.

Fernando Alonso, McLaren MP4-31
Jenson Button, McLaren MP4-31
Fernando Alonso, McLaren MP4-31
Jenson Button, McLaren MP4-31
Fernando Alonso, McLaren MP4-31

Pabrikan Jepang itu telah menggunakan tujuh token mesin pada upgrade terbaru mereka. Diperkenalkan pertama kali di GP Belgia, mesin tersebut diperkirakan akan menjalani satu proses pembaruan yang terakhir kali di musim ini.

Namun bos Honda F1 Yusuke Hasegawa berkata, mereka belum dapat memastikan apakah pembaruan tersebut dapat digunakan di Sepang.

Ia menjelaskan keputusan hanya akan diambil setelah mobil mereka turun ke trek pada hari Jumat.

“Kami belum yakin 100 persen apakah kami akan memasang unit mesin terbaru untuk balapan minggu ini, namun kami akan mengambil keputusan final berdasarkan performa dan reliabilitas mobil di trek,” ujarnya.

Melakukan pergantian komponen mesin akan mengakibatkan Fernando Alonso dan Jenson Button terkena penalti grid karena keduanya telah menggunakan enam unit yang diperbolehkan.

Namun, Honda diperkirakan tidak ingin terkena penalti grid di depan pendukung mereka sendiri di GP Jepang minggu depan. Sehingga, pembaruan mesin ini diperkirakan akan mengalami penundaan berlanjut bila benar-benar tidak diperkenalkan di Malaysia.

Artikel Formula 1 berikutnya
Zak Brown mundur dari CSM di tengah-tengah rumor jabatan di F1

Artikel sebelumnya

Zak Brown mundur dari CSM di tengah-tengah rumor jabatan di F1

Next article

Analisis: Bagaimana Vettel mengambil keuntungan dari tes ban Pirelli 2017

Analisis: Bagaimana Vettel mengambil keuntungan dari tes ban Pirelli 2017
Muat komentar