Honda mulai dekati "batas" kesabaran McLaren

Bos tim McLaren, Zak Brown, mengaku "khawatir" dengan kesulitan yang dihadapi mitra mesin Formula 1 mereka, Honda, dan dianggap mulai menguji "batas" kesabaran timnya.

Honda mulai dekati "batas" kesabaran McLaren
Zak Brown, McLaren CEO
Jenson Button, McLaren MCL32
Yusuke Hasegawa, Head of Honda Motorsport in the Press Conference
McLaren adopts a distinctly American feel in the hospitality area, in celebration of their participa
Jenson Button, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32
Stoffel Vandoorne, McLaren MCL32

Kemitraan McLaren-Honda di musim F1 2017 berawal dengan drama performa dan reliabilitas mesin. McLaren bahkan belum berhasil finis 10 besar pada enam balapan pertama tahun ini, start musim terburuk sepanjang sejarah tim tersebut.

Dalam sesi wawancara bersama Reuters, Brown berkata: "Komite eksekutif telah diberi instruksi yang jelas. Kami tidak bisa menjalani musim seperti ini di tahun depan.

"Saya tidak mau menjelaskan apa-apa saja opsinya. Kami masih ingin merengkuh gelar juara dunia bersama Honda. Tapi kini kami telah berada di titik di mana kami mulai memikirkan apakah target itu bisa tercapai. Dan kami cukup khawatir dengan hal tersebut.

"Upgrade yang tak kunjung tiba, atau tidak berada di performa yang kami inginkan, hal seperti itu akan menguji kesabaran kami. Dan mereka mulai mendekati batas itu."

Sejak melakukan reuni historis bersama Honda pada tahun 2015, McLaren telah menghabiskan tiga musim terakhir di rombongan tim-tim papan bawah. Dan Brown belum memberikan indikasi yang jelas jika skuat Inggris Raya tersebut akan mengambil langkah drastis.

"Hingga saat ini, kemitraan tersebut belum berjalan baik," tambah Brown. "Satu tahun di Formula 1 itu terasa sangat lama. Tiga tahun bagaikan satu dekade. Dan kami tidak pernah ingin kesulitan seperti ini berlangsung selamanya."

Awal tahun ini, McLaren diyakini sempat melakukan diskusi tahap awal dengan mantan pemasok mesin mereka, Mercedes.

Brown yang sebelumnya telah membantah kabar McLaren akan membangun mesin sendiri berkata bahwa tim kustomer tetap memiliki peluang untuk memenangi balapan F1.

Setelah secara eksklusif menjadi pemasok mesin McLaren pada tiga musim terakhir, Honda akhirnya resmi menggandeng Sauber mulai musim 2018.

 

dibagikan
komentar
Grosjean siapkan "skenario terburuk" rem Haas

Artikel sebelumnya

Grosjean siapkan "skenario terburuk" rem Haas

Artikel berikutnya

Hamilton jelaskan penyebab penampilan buruknya di Rusia dan Monako

Hamilton jelaskan penyebab penampilan buruknya di Rusia dan Monako
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren
Penulis Valentin Khorounzhiy