Honda Puas Antar 3 Mobil Tembus Enam Besar F1 GP Turki

Dengan mengantarkan tiga mobil finis di posisi enam besar, Honda dapat melihat kembali Grand Prix Turki di Istanbul Park, Minggu (10/10/2021), sebagai sebuah  kesuksesan.

Honda Puas Antar 3 Mobil Tembus Enam Besar F1 GP Turki

Akhir pekan lalu, Formula 1 (F1) seharusnya melangsungkan balapan di Sirkuit Suzuka, Jepang. Namun, untuk tahun kedua berturut-turut, event kandang Honda dibatalkan karena virus corona.

Penghormatan yang telah direncanakan sebelumnya oleh Red Bull Racing dan juga AlphaTauri, dua tim yang dapat pasokan mesin dari pabrikan Jepang itu akhirnya dilakukan saat pelaksanaan GP Turki.

Seperti diketahui, musim ini akan menjadi tahun terakhir Honda di Formula 1. Sebagai bentuk apresiasi, kedua tim tersebut lantas memakai livery spesial dalam F1 GP Turki 2021.

Baca Juga:

Red Bull Racing tampil menonjol dengan skema warna putih yang dominan. Di masa lalu, livery khusus umumnya membawa sedikit keberuntungan, tetapi tidak ada tanda-tanda itu di Istanbul.

Meski gagal meraih kemenangan, duo Red Bull, Max Verstappen serta Sergio Perez berhasil mengklaim podoim setelah finis sebagai runner-up dan peringkat ketiga. Mereka hanya kalah dari Valtteri Bottas.

Tak cuma Verstappen-Perez, pilot AlphaTauri Pierre Gasly (P6) pun sukses menyumbang poin. Sayang, rookie Yuki Tsunoda gagal. Rekan setim Gasly tersebut hanya menyelesaikan lomba di posisi ke-14.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

“Tentu saja kami selali ingin menang, tetapi kami mendapatkan yang terbaik dari paket kami dan hasil yang diraih pun memuaskan,” ujar Technical Director Honda F1, Toyoharu Tanabe.

“Ini adalah pencapaian yang sangat bagus, untuk finis dengan dua mobil di podium dan tiga mobil dalam enam besar. Kini  Hanya ada enam balapan tersisa, yang tersebar di Amerika dan Timur Tengah.

“Kami akan terus mendorong dan melakukan yang terbaik sehingga mudah-mudahan kami bisa menutup tahun ini dengan hasil maksimal," Tanabe menambahkan.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

 

 

dibagikan
komentar
Evolusi Pit Stop Menjadi Sebuah Seni di Formula 1

Artikel sebelumnya

Evolusi Pit Stop Menjadi Sebuah Seni di Formula 1

Artikel berikutnya

Pembalap MotoGP Respons Negatif F1 GP Qatar

Pembalap MotoGP Respons Negatif F1 GP Qatar
Muat komentar