Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Austrian GP

Horner: Kritik McLaren pada Verstappen Tidak Adil

Senggolan Max Verstappen dan Lando Norris di Grand Prix Austria memasuki babak baru setelah tim McLaren ikut berkomentar buruk terhadap juara bertahan Formula 1 itu. Bos Red Bull, Christian Horner, kesal dengan label yang diberikan bos tim rivalnya pada pembalap Belanda itu.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Lando Norris, McLaren MCL38, battle for the lead

Horner menyebut kritik yang ditujukan kepada Max Verstappen oleh petinggi McLaren, Andrea Stella, sebagai hal yang salah dan tidak adil.

Horner juga menegaskan bahwa Verstappen tidak akan mengubah pendekatan agresifnya setelah bertabrakan dengan Lando Norris di Grand Prix Austria. Bentrok antara kedua pembalap setelah berebut posisi terdepan selama beberapa lap mengakibatkan mereka mengalami kerusakan.

Verstappen finis di urutan kelima setelah mengganti ban, sementara kerusakan pada mobil McLaren Norris terlalu parah sehingga harus berhenti.

Pembalap Inggris dan Stella sangat marah dengan taktik bertahan Verstappen yang agresif. Mereka menuding pembalap Belanda itu melakukan pengereman yang tidak maksimal beberapa kali sebelum membuat Norris keluar dari lintasan di Lap 64.

Horner pun segera pasang badan dengan mengatakan Verstappen "tidak akan mengubah pendekatannya". Ia memperingatkan Norris perlu mengetahui betapa kerasnya sang juara dunia saat membalap.

Baca Juga:

"Tentu saja, dari sisi Max, dia tidak akan berubah," kata Horner kepada Sky Sports. "Ada elemen, saya pikir, Lando sedang mempelajari cara membalap Max dan mereka menemukan itu.

"Tak pelak lagi, akan ada lebih banyak balapan yang ketat di antara mereka berdua karena mobil-mobil mereka terlihat sangat dekat di balapan-balapan berikutnya.

"Max adalah pembalap yang tangguh - dia mungkin salah satu pembalap terkuat di sirkuit dan semua orang tahu bahwa jika Anda akan membalap melawan Max, dia akan memberikan yang terbaik yang dia bisa."

Horner menambahkan bahwa Verstappen dan Norris telah berdamai secara pribadi setelah meredakan ketegangan setelah balapan.

"Saya mengerti mereka sudah berbicara, saya rasa tidak ada masalah," ungkapnya.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Lando Norris, McLaren MCL38, bertarung untuk memimpin

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20, Lando Norris, McLaren MCL38, bertarung untuk memimpin

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Stella menyatakan bahwa taktik agresif Verstappen didorong oleh balapan musim 2021 melawan Lewis Hamilton dari Mercedes. Ia merasa Verstappen tidak dihukum secara memadai setiap kali melewati batas dalam perebutan gelar mereka.

Horner menganggap anggapan itu tidak adil, meskipun tidak menerima bahwa pertikaian antara Verstappen dan Norris telah terjadi sejak Grand Prix Miami.

"Dia membalap dengan sangat keras pada 2021, dia adalah pembalap yang tangguh, dan dia tidak pernah membalap siapa pun selama dua tahun karena dia sering berada di depan," ucap Horner.

"Konflik di antara mereka berdua telah berkembang selama dua, tiga, empat balapan di mana mereka telah membalap satu sama lain dengan ketat dan keras, dan pada titik tertentu hal itu akan selalu meluas - dan itu terjadi di Tikungan 3.

"Dia dihukum pada 2021 jika dia melakukan sesuatu yang salah, sama seperti Lewis, yang membalap dengan sangat keras pada tahun itu, untuk hal-hal yang dia lakukan salah.

"Saya pikir itu salah dan tidak adil untuk melabeli pembalap seperti itu dan saya yakin pada saat itu membuat Andrea frustrasi, tetapi itulah balapan yang sulit.

"Dia bekerja dengan Michael Schumacher (di Ferrari) selama bertahun-tahun - dia dari semua orang harus tahu itu."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Norris Tak Akan Respek pada Verstappen jika Lempar Kesalahan
Artikel berikutnya Sainz Tak Peduli dengan Tekanan Tim Pengejarnya

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia