Horner: Rem mobil Verstappen bekerja “di luar kendali”

Bos Red Bull, Christian Horner, berkata bahwa penyebab insiden yang dialami oleh mobil Verstappen di sesi FP1 GP Meksiko, diakibatkan oleh komponen rem yang bekerja “di luar kendali”.

Akibat insiden rem mobil yang sempat terbakar, Verstappen terpaksa hanya bisa menonton dari garasi mobilnya pada fase kedua sesi FP1 GP Meksiko.

Insiden kebakaran tersebut merusak beberapa komponen internal mobil Red Bull bernomor 33 itu. Saat sesi latihan pertama selesai, pembalap Belanda itu hanya bisa menyelesaikan sepuluh putaran.

Menurut Horner, insiden yang dialami oleh pembalapnya itu diakibatkan oleh komponen rem yang bekerja di ambang batas normalnya karena kondisi sirkuit di Meksiko.

“Rem [Verstappen] bekerja di luar kendali, dan merusak beberapa kabel listrik yang membutuhkan perbaikan,” ujar Horner kepada Sky.

“Saat in-lap, rem belakang itu sudah bekerja dalam kondisi temperatur yang tinggi dan semakin panas, jadi ketika mobil itu berhenti, lapisan kabelnya menjadi rusak.

“Di sini tinggi permukaannya melebihi beberapa penginapan ski di Eropa, jadi mobil kami bekerja di ambang batas mereka. Udara di sini sangat tipis, sehingga kami tidak mendapatkan pendinginan yang seperti biasanya.”

Meskipun demikian, Horner yakin mobil Verstappen akan siap untuk mengikuti sesi FP2.

Verstappen menyelesaikan sesi FP1 di posisi ke-14, sementara rekan satu timnya, Daniel Ricciardo, berada di posisi kedelapan.

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Meksiko
Trek Autodromo Hermanos Rodriguez
Pembalap Max Verstappen
Tim Red Bull Racing
Tipe artikel Breaking news