Inggris Taklukkan Jerman, Norris Bisa Ejek Bosnya

Harapan Lando Norris melihat Inggris lolos ke perempat final Piala Eropa 2020 terkabul. Ia kini bisa mengejek bos McLaren, Andreas Seidl.

Inggris Taklukkan Jerman, Norris Bisa Ejek Bosnya

Tim asuhan Gareth Southgate memecahkan kutukan 55 tahun. Untuk pertama kalinya, Inggris menaklukkan Jerman di fase gugur. Hasil 2-0 yang dipersembahkan Raheem Sterling, pada menit ke-75, dan Harry Kane, menit ke-86, membuat pendukungnya gegap gempita.

Salah satu yang menikmati sukses The Three Lions adalah Norris. Lewat sepak bola, ia bisa tertawa di hadapan sang prinsipal tim.

“Saya harap Inggris menghancurkan Jerman, jadi saya bisa menertawakan Andreas. Jika itu terjadi, maka musim saya akan lebih menyenangkan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

“Andreas merupakan penggemar berat Jerman, mungkin satu-satunya yang fanatik sepak bola di paddock. Dia juga bos saya, jadi saya tidak tahu bagaimana memacu diri saya dengan mendukung timnas Inggris.

“Kalau Inggris mengalahkan Jerman, Andreas pasti tidak akan melupakan itu secepatnya. Jadi kita lihat saja.”

Norris tidak tanggung-tanggung dalam memberi dukungan untuk Sterling dan kawan-kawan. Ia dan keluarganya menghadiahkan simulator di pusat latihan Inggris sebagai sarana untuk melepas stres di sela-sela persiapan Euro 2020.

Pemuda 21 tahun itu tahu ada beberapa pesepak bola yang sangat menyukai Formula 1 dan penasaran mengebut di trek. Jadi ia melempar tantangan kepada mereka untuk mengalahkan waktu terbaiknya.

Baca Juga:

“Mereka punya dua simulator yang dipasang oleh kakak laki-laki saya di Cool Performan. Jadi mereka bisa memutari trek di Brands Hatch ketika istirahat di antara latihan,” Norris menjelaskan.

“Saya tahu mereka mencoba mengalahkan waktu lap yang saya buat. Saya kira tidak ada satu pun dari mereka yang bisa melakukan itu. Saya kenal Mason Mount, dia mengirim pesan dan mengatakan bahwa berusaha keras mengalahkan saya.”

Gelandang Chelsea itu mengirimkan kostum timnas Inggris dengan harapan dikenakan Norris ketika menonton mereka.

Selanjutnya, pembalap yang sudah naik podium F1 2021 dua kali itu berharap bisa mewujudkan keinginan beberapa pesepak bola, yang juga pecinta adu balap jet darat, untuk memutari Silverstone.

“Ada beberapa pemain yang ingin datang ke balapan. Saya katakan, sungguh luar biasa kalau mereka bisa hadir di Silverstone. Tapi tentu saja sulit karena mereka pesepak bola dan cukup sibuk. Saya harap di masa depan, saya dapat membawa mereka berputar (di Silverstone),” ia mengungkapkan.

dibagikan
komentar
GP Rusia Masih Berpeluang Digelar Bergantian

Artikel sebelumnya

GP Rusia Masih Berpeluang Digelar Bergantian

Artikel berikutnya

Crypto.com Resmi Jadi Mitra Global Sprint Qualifying F1

Crypto.com Resmi Jadi Mitra Global Sprint Qualifying F1
Muat komentar