Ini Alasan Mercedes Pilih Russell Gantikan Hamilton

Tim Mercedes-AMG Petronas akhirnya menunjuk George Russell untuk menggantikan Lewis Hamiton di GP Sakhir, akhir pekan ini. Mengapa Mercedes memilih pembalap Tim Williams Racing itu ketimbang pembalap cadangan mereka?

Ini Alasan Mercedes Pilih Russell Gantikan Hamilton

Pada Kejuaraan Dunia Formula 1 2020, Mercedes mencantumkan nama Stoffel Vandoorne dan Esteban Gutierrez sebagai pembalap penguji (test driver) yang sewaktu-waktu juga bisa menjadi cadangan (reserve driver).

Menariknya, Prinsipal Tim Mercedes Toto Wolff justru memilih meminjam George Russell – menggantikan Hamilton yang absen karena terjangkit Covid-19 – dari Williams Racing untuk balapan ke-16, F1 GP Sakhir, Jumat-Minggu (4-6/11/2020).

Akibatnya, Williams Racing harus menurunkan Jack Aitken, pembalap cadangan mereka dan Formula 2, untuk mengisi posisi Russell di Bahrain nanti.

Wolff ternyata melihat Russell sebagai salah satu kandidat pembalap masa depan mereka ketimbang Vandoorne dan Gutierrez. Russell adalah pembalap binaan Mercedes saat masih junior. Ia juga pernah menjadi reserve driver untuk Mercedes pada F1 2018 lalu.

Yang paling krusial, tidak seperti Vandoorne atau Gutierrez, Russell memiliki pengalaman turun dengan power unit F1 2020 dan ban Pirelli. Seperti diketahui, Williams juga memakai power unit dari Mercedes, Mercedes-AMG F1 M11, meskipun tentu tidak sama persis.

Russell juga dinilai sedang dalam performa terbaik meskipun belum mendapatkan poin musim ini sampai menjelang dua balapan tersisa. Hasil terbaik Russell dari 15 kali turun di F1 2020 adalah finis di posisi ke-11 (P11) GP Tuscan, 13 September lalu.

Baca Juga:

Pada GP Bahrain yang juga digelar di Sirkuit Internasional Bahrain, akhir pekan lalu, Russell finis di P12. Hasil tidak begitu menggembirakan Russell musim ini bisa dibilang tidak lepas dari kelemahan sasis Williams FW43.

Bagi George Russell, menggantikan Hamilton di GP Sakhir jelas menjadi kesempatan sangat bagus untuk membuktikan kapasitasnya. Hasil GP Sakhir nanti juga bisa menjadi rekomendasi baginya jika mendapatkan tawaran dari tim lain.

Keberhasilan Mercedes mengunci gelar juara dunia konstruktor dan pembalap di F1 musim ini juga membuat Russell bakal turun tanpa beban pada lomba Minggu nanti.

Mercedes telah mendukung karier Russell sejak 2017. Jadi, bukan tidak mungkin Mercedes ingin segera menarik hasil investasi mereka dalam diri pembalap asal Inggris, 22 tahun, tersebut.

Dengan begitu, meskipun kemungkinan hanya sekali turun dengan Mercedes F1 W11 – atau mungkin dua balapan sampai seri penutup di Abu Dhabi jika Hamilton belum fit – ini jelas menjadi peluang terbaik bagi Russell untuk menunjukkan Mercedes tidak salah berinvestasi untuknya.

Satu yang harus dicatat, Hamilton belum memperpanjang kontrak dengan Mercedes yang akan habis pada akhir musim 2020. Sementara, Valtteri Bottas hanya diperpanjang setahun untuk F1 musim 2021 mendatang.

Di sisi lain, George Russell akan kembali ke Williams untuk menghabiskan kontrak sampai akhir 2021. Jika Hamilton memutuskan bertahan musim depan dan George Russell mampu memenuhi apa yang diinginkan Mercedes, sangat sulit bagi Toto Wolff untuk tidak menawarinya kontrak untuk musim balap 2022.   

 

dibagikan
komentar
Mick Schumacher: Saya Berutang Banyak pada Kedua Orang Tua

Artikel sebelumnya

Mick Schumacher: Saya Berutang Banyak pada Kedua Orang Tua

Artikel berikutnya

Efek Hamilton Absen, Aitken Bakal Debut bersama Williams

Efek Hamilton Absen, Aitken Bakal Debut bersama Williams
Muat komentar