Picu Insiden Pit Lane, Bottas Diganjar Penalti Grid

Steward menjatuhkan hukuman turun tiga posisi start kepada Valtteri Bottas atas insiden pit lane yang terjadi pada FP2 F1 GP Styria, Jumat (26/6/2021).

Picu Insiden Pit Lane, Bottas Diganjar Penalti Grid

Bottas melintir usai keluar dari pit box. Namun, pembalap Mercedes itu dapat langsung menghentikan W12 yang dikemudikannya, meski membuat mobilnya terhenti di pit lane.

Para mekanik McLaren yang berdiri tak jauh dari Bottas lalu membantunya, agar dia dapat melanjutkan sesi latihan bebas kedua di trek. Pun begitu, McLaren mengajukan komplain, dengan Steward berjanji akan menginvestigasinya.

Bottas beserta perwakilan tim Mercedes kemudian bertemu dengan Steward setelah FP2. Ofisial memilih untuk menjatuhkan penalti tiga grid karena dianggap mengemudi secara berbahaya.

Pembalap asal Finlandia itu bahkan turut dikenai dua poin penalti pada Super Licence FIA yang dimilikinya.

Baca Juga:

“Ketika Bottas keluar dari posisi pit stop yang ditentukan, dia kehilangan kendali atas mobil ketika berbelok ke jalur cepat (fast lane),” demikian pernyataan resmi FIA.

"Dia oversteer, melintir dan berhenti di jalur cepat dekat pit (box) McLaren.

“Dalam dengar pendapat, Bottas menyatakan bahwa mereka kehilangan waktu usai meninggalkan pit Jadi, mereka mencoba sesuatu yang baru, yaitu melaju pada gigi dua.

“Akibatnya, putaran roda jauh lebih tinggi dan hasilnya di luar dugaan. Sehingga dia tidak bisa mengendalikan mobil dengan baik ke jalur cepat.

“Ini harus dianggap sebagai mengemudi yang berpotensi berbahaya, terutama karena personel (tim) berada di sekitar pit lane."

Bottas sendiri membenarkan perihal upaya yang dilakukannya dalam mencoba sesuatu yang berbeda, khususnya saat keluar dari pit box Mercedes.

“Saya akan terkejut jika ada (penalti),” kata Bottas sebelum menemui Steward.

“Itu kesalahan normal. Itu (biasa) terjadi. Saya yakin mereka hanya ingin memahami apa yang sebenarnya terjadi.”

 
dibagikan
komentar
Hamilton Ungkap Keunggulan Red Bull di Austria

Artikel sebelumnya

Hamilton Ungkap Keunggulan Red Bull di Austria

Artikel berikutnya

Risiko Pembalap F1 saat Melanggar Kuota Elemen Mesin

Risiko Pembalap F1 saat Melanggar Kuota Elemen Mesin
Muat komentar