Jenson Button Jagokan Mick Schumacher daripada Nikita Mazepin

Jenson Button memperkirakan tahun perdana Mick Schumacher di Formula 1  akan lebih cemerlang dibandingkan sesama debutan Nikita Mazepin.

Jenson Button Jagokan Mick Schumacher daripada Nikita Mazepin

Kedua pembalap muda tersebut mengisi formasi tim Haas F1 musim depan, menggantikan Romain Grosjean dan Kevin Magnussen.

Komparasi antara keduanya tak bisa dihindari karena mereka sesama jebolan Formula 2 dan menyandang nama besar sang ayah. Skandal Mazepin membuat nilai Schumacher naik di mata fan.

Mick Schumacher sudah dikenal sejak kecil oleh kalangan pecinta balap jet darat sebagai putra Michael Schumacher, juara dunia F1 tujuh kali. Bagian dari Akademi Pembalap Ferrari itu pun menjadi juara Formula 2 2020 atas usahanya sendiri.

Sedangkan Nikita Mazepin, putra salah satu orang terkaya Rusia, Dmitry, yang menyokong dana tim Haas sepanjang musim depan. Di Formula 2 lalu, ia bertengger di peringkat kelima.

Button mengaku senang akhirnya ada generasi Schumacher di level premier. Juara dunia F1 2009 tersebut akan melihat bagaimana kiprahnya.

Baca Juga:

“Sungguh hebat dia naik ke Formula 1 dan dia seorang anak yang sangat baik. Dia bekerja keras dan saya menunggu bagaimana pencapaiannya,” ucapnya dikutip dari Speedweek.

“Dia punya rekan setim menarik yang membuat headline negatif. Mick sangat berlawanan. Atas dasar itu, saya kira dia akan bersinar.”

Mantan pembalap Inggris memberi saran kepada Mick Schumacher agar perjalanannya mulus di F1 2021.

“(Promosi) Itu pastinya sangat emosional. Saat Anda balapan, Anda tinggal menurunkan visor dan itu hanya tentang Anda, mobil Anda dan lintasan,” katanya.

“Tapi itu pasti sangat emosional baginya, terutama terkait dengan ayahnya.”

dibagikan
komentar
Respons Keras Eddie Jordan tentang Kontrak Lewis Hamilton

Artikel sebelumnya

Respons Keras Eddie Jordan tentang Kontrak Lewis Hamilton

Artikel berikutnya

Ralf Schumacher Beri Peringatan Sebastian Vettel

Ralf Schumacher Beri Peringatan Sebastian Vettel
Muat komentar