Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 Monaco GP

Jos Verstappen: Max Tutupi Kelemahan Red Bull Sampai Batas Tertentu

Jos Verstappen mengambil keuntungan dari penampilan buruk Red Bull F1 di GP Monako untuk melepaskan beberapa anak panah double entendre ke arah tim asal Austria tersebut.

Jos Verstappen, Dr. Helmut Marko, Consultant, Red Bull Racing

Jos Verstappen, ayah dari pemimpin klasemen saat ini Max Verstappen, tak suka menyimpan pikirannya sendiri. Selepas Grand Prix Monako, mantan pembalap itu mengirim beberapa anak panah ke Milton Keynes.

Dalam wawancara dengan surat kabar Belanda, De Telegraaf, pria asal Belanda ini memperingatkan Red Bull bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Jos mengkritik masalah RB20 dan meminta tim asal Austria tersebut segera bereaksi.

"Saya yakin akan ada grand prix di mana Red Bull akan tampil bagus lagi, tetapi saya sangat penasaran untuk melihat bagaimana mereka mengatasi masalah ini. Sesuatu harus terjadi di Red Bull. Mereka harus mencari tahu dari mana masalahnya," katanya.

Mantan pembalap Formula 1 ini juga menunjuk Ferrari dan McLaren, yang telah membuat langkah maju yang luar biasa dalam beberapa pekan terakhir dan hampir mendekati Red Bull, sampai-sampai mencuri kemenangan di dua dari tiga balapan terakhir dan finis 0,7 detik di belakang Verstappen pada balapan yang tidak mereka menangkan.

Selain itu, Jos Verstappen juga menyoroti peran putranya, Max Verstappen, dalam menutupi masalah Red Bull musim 2024 dan membandingkannya dengan penampilan Sergio Perez.

Baca Juga:

"Sudah jelas bahwa tim-tim seperti Ferrari dan McLaren semakin dekat. Max telah berhasil menutupinya sampai batas tertentu, tetapi Anda dapat melihat perbedaan besar yang dia miliki dengan rekan setimnya Sergio Perez,” tuturnya.

Pria 52 tahun itu yakin bahwa masa-masa kejayaan Red Bull dengan keunggulan yang memukau telah berakhir, dan menyarankan tim untuk "fokus" daripada membuang-buang energi dan waktu untuk isu-isu lain yang tidak ada hubungannya dengan performa.

"Sepertinya masa-masa ketika Red Bull memiliki mobil yang dominan sudah berakhir. Mungkin mereka harus lebih fokus pada balapan dan komunikasi di antara mereka daripada hal-hal lain,” ia menandaskan.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Max Verstappen, Red Bull Racing RB20

Foto de: Red Bull Content Pool


Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ben Sulayem Dorong Andretti Akuisisi Tim F1 yang Sudah Eksis
Artikel berikutnya Magnussen Bocorkan Enam Pembalap Melamar ke Haas F1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia