Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 British GP

Kebangkitan Mercedes Tak Pengaruhi Pencarian Pembalap F1 2025

Mercedes telah membalikkan performa negatif Formula 1 sehingga memenangi dua balapan terakhir.

Press Conference
Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes-AMG F1 Team

Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, menegaskan bahwa performa tim yang bangkit dalam dua balapan terakhir tidak akan mempengaruhi proses pengambilan keputusannya dalam memilih pengganti Lewis Hamilton.

Tim yang bermarkas di Brackley ini sempat mengalami kendala dari perjuangannya selama dua tahun terakhir di awal musim, dengan tertinggal jauh dari Red Bull, McLaren, dan Ferrari.

Baca Juga:

Namun sejumlah peningkatan penting, dimulai dengan sayap depan yang diperbaiki saat Grand Prix Monako, telah mendorong Mercedes untuk mengungguli Ferrari dan masuk ke dalam pertarungan dengan Red Bull dan McLaren, yang diawali dengan posisi terdepan dan podium yang diraih George Russell di Kanada.

Kemenangan pertama sejak Brasil 2022 diraih pembalap Inggris itu di F1 GP Austria saat ia mengambil keuntungan dari perselisihan antara Max Verstappen dan Lando Norris, tetapi tidak dapat disangkal manfaat dari kemenangan Hamilton yang menghentikan kemarau di Silverstone akhir pekan lalu, yang terjadi setelah tim mengunci barisan terdepan di babak kualifikasi.

Hamilton meninggalkan tim untuk bergabung dengan Ferrari di akhir musim dalam sebuah langkah yang diumumkan sebelum musim ini dimulai, namun Wolff tidak terburu-buru untuk memilih pengganti sang juara tujuh kali tersebut.

Andrea Kimi Antonelli mengendarai Mercedes W12

Andrea Kimi Antonelli mengendarai Mercedes W12

Andrea Kimi Antonelli telah berada di posisi yang tepat untuk promosi setelah hanya satu musim di F2. Namun, ketika ditanya apakah dua kemenangan beruntun dalam balapan akan memengaruhi proses penentuan siapa yang akan bergabung dengan Russell, Wolff menjawab, "Itu tidak mempengaruhi pemikiran kami.

"Saya selalu mengatakan bahwa kami membutuhkan mobil yang melaju dengan cepat dan ketika kami memiliki mobil yang melaju dengan cepat, kami memasukkan pembalapnya dan kami menjadi menarik. Menarik bagi banyak pembalap.

"Tapi, di satu sisi, saya pikir kami harus tetap tenang dan melanjutkan musim ini, terus fokus pada mobil dan kemudian melihat apakah pilihannya masih sama dan ... tapi ini tidak seperti ini (memenangkan balapan) mengubah segalanya dan (menjungkirbalikkan) segalanya."

Sejumlah pembalap tersedia untuk mengisi posisi tersebut, dengan Carlos Sainz muncul kembali sebagai kandidat potensial dalam beberapa pekan terakhir.

Antonelli telah gagal menunjukkan tajinya selama musim rookie F2-nya setelah melewatkan F3 - meskipun seperti yang dikatakan Wolff, seluruh tim Prema, termasuk pembalap Haas yang sudah dikonfirmasi untuk 2025, Oliver Bearman, telah berjuang keras untuk mendapatkan performa terbaiknya.

Andrea Kimi Antonelli, Prema Racing

Andrea Kimi Antonelli, Prema Racing

Foto oleh: Prema Powerteam

Pembalap asal Austria itu menyarankan sebelum Grand Prix Inggris bahwa Antonelli perlu "belajar berenang" dan "tampil di air dingin". Sebuah pesan yang langsung ditanggapi oleh pembalap Italia itu, yang melesat ke depan untuk memenangi Sprint Race F2 dalam kondisi basah kuyup sebelum ia terlempar keluar pada lap pembuka Feature Race.

Menjelaskan bahwa hasil tersebut "sangat penting", Wolff menambahkan, "F2 sangat sulit tahun ini karena mobilnya... Anda dapat melihat bahwa ia dan Bearman sangat kesulitan dengan mobilnya dan ia tidak senang dengan cara mengemudinya dan tidak memiliki kecepatan dalam balapan.

"Tapi melihat dia pada Sabtu berjalan di atas air, terkadang dua detik lebih cepat dari yang lain, Anda bisa melihat bakat dan kemampuan serta potensi yang dimiliki anak muda ini. Memenangi balapan itu saya rasa telah mengangkat banyak beban dari pundaknya. Hari ini memang DNF, tapi itu bukan salahnya."

Antonelli berdiri di samping Wolff saat kemenangan Hamilton pada hari Minggu. Orang nomor satu di tim Mercedes mengungkapkan, "Saya mengalami momen di mana Anda melihat pembalap Inggris terhebat sedang melihat kami di Grand Prix Inggris dan di garasi, ada seorang pemuda Italia yang bahkan tidak memiliki SIM, yang menyaksikan adegan itu, dan saya yakin dia berpikir, 'Saya ingin menjadi seperti itu suatu hari nanti'.

"Mungkin tidak di sini, mungkin di Monza."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Eks Pilot F1 Minta Red Bull Segera Tentukan Masa Depan Perez
Artikel berikutnya F1 Umumkan Jadwal Sprint Race 2025, Belgia Gantikan Austria

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia