Tim-tim unggulan sulit dikejar, Perez: Ini sangat merusak F1

dibagikan
komentar
Tim-tim unggulan sulit dikejar, Perez: Ini sangat merusak F1
Oleh: Scott Mitchell
Co-author: Oleg Karpov
21 Agt 2018 06.34

Formula 1 yang saat ini seolah-olah terbagi menjadi dua kelas dinilai oleh Sergio Perez sebagai hal yang bisa merusak masa depan kejuaraan.

Mercedes, Ferrari, dan Red Bull mendominasi tiga musim terakhir F1. Jarak antara tiga tim tersebut dengan sisa tim lainnya juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda semakin merapat.

Perez merupakan salah satu pembalap non-tim unggulan yang berhasil berdiri di podium pada tiga musim terakhir.

Menurutnya F1 telah berubah signifikan sejak 2012. Waktu itu, ia berhasil mencetak tiga podium bersama Sauber, tim yang tidak selalu unggul dalam persaingan papan tengah.

“Dengan kehadiran mobil-mobil generasi terbaru, perbedaan jumlah anggaran [antara tim papan atas dan tengah] benar-benar besar,” kata Perez kepada Motorsport.com.

“Anda jadi tidak bisa bersaing. Pada empat atau lima musim terakhir, Formula 1 seperti ada dua kategori berbeda.

“Sebelum-sebelumnya saya tidak pernah mendengar ucapan, ‘yeah, saya memenangi balapan’, ketika menjadi yang terbaik di antara pembalap-pembalap non-tim unggulan.

“Atau ‘saya sedang memimpin klasemen,” ketika merasa memimpin perolehan poin di antara pembalap-pembalap non-tim unggulan.

“Seharusnya tidak seperti itu. Ini sangat merusak F1.”

VIDEO: Bos Haas bicara tentang biaya F1

Pembalap Haas, Kevin Magnussen, baru-baru ini berkata kepada Motorsport.com bahwa ia menciptakan gelar ‘Kelas B’ di pikirannya. Karena menurutnya, tim-tim papan tengah sama sekali tidak punya peluang untuk bersaing dengan tim-tim unggulan.

Sejak awal musim 2016, tercatat hanya ada lima balapan di mana pembalap yang bukan berasal dari tim Mercedes/Ferrari/Red Bull mampu berdiri di podium.

Dalam periode tersebut, tiga di antaranya dicetak oleh Perez dan Force India: GP Azerbaijan 2016, GP Monako 2016, dan GP Azerbaijan tahun ini.

Dua podium lainnya direbut oleh Williams (Valtteri Bottas di GP Kanada 2016, dan Lance Stroll di GP Azerbaijan 2017).

Jika F1 memiliki ‘Kelas B’ maka adalah Nico Hulkenberg yang saat ini sedang memimpin klasemen. Pembalap Renault itu sudah “menang” empat kali di musim ini.

“Enam besar tidak terkejar,” kata Hulkenberg kepada Motorsport.com.

“Meskipun frustrasi dan kecewa, sebagai pembalap, kami harus menerima kenyataan tersebut.

“Jadi ambisi kami adalah berusaha memaksimalkan performa mobil, Anda sendiri, dan mengalahkan rekan setim.

“Anda harus mengincar target terbaik berikutnya.”

Slider
List

Sergio Perez, Force India

Sergio Perez, Force India
1/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Sergio Perez, Force India

Sergio Perez, Force India
2/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Sergio Perez, Force India VJM11

Sergio Perez, Force India VJM11
3/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Esteban Ocon, Force India VJM11, leads Sergio Perez, Force India VJM11

Esteban Ocon, Force India VJM11, leads Sergio Perez, Force India VJM11
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Kevin Magnussen, Haas F1

Kevin Magnussen, Haas F1
5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Kevin Magnussen, Haas F1 Team

Kevin Magnussen, Haas F1 Team
6/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18, leads Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18, leads Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
7/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18
8/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Dr. Vijay Mallya, Force India Formula One Team Owner

Dr. Vijay Mallya, Force India Formula One Team Owner
9/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Vijay Mallya, Team Principal and Managing Director, Force India

Vijay Mallya, Team Principal and Managing Director, Force India
10/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
RESMI: Gasly promosi ke Red Bull Racing untuk F1 2019

Artikel sebelumnya

RESMI: Gasly promosi ke Red Bull Racing untuk F1 2019

Next article

Norris gantikan Alonso di FP1 GP Belgia

Norris gantikan Alonso di FP1 GP Belgia
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news