Analisis: Kapan McLaren terhindar dari masalah teknis?

dibagikan
komentar
Analisis: Kapan McLaren terhindar dari masalah teknis?
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
7 Mar 2018 08.23

McLaren kembali alami masalah pada tes pramusim kedua. Kendala kelistrikan membuat Stoffel Vandoorne berada di posisi terbawah dengan hanya tujuh putaran yang dibukukannya pada Selasa (6/3) pagi.

Setelah kendala sekrup roda longgar dan kerusakan knalpot menghambat program McLaren di tes pramusim pertama. Tim asal Woking itu bertekad untuk bebas dari masalah pada tes kedua, pekan ini.

Namun, hari pertama dimulai dengan butuk setelah mesin Renault MCL33 mati akibat masalah kelistrikan, dan membuat Vandoorne kembali ke pit setelah installation lap.

Beberapa saat setelahnya, Vandoorne kembali berhenti di lintasan dengan masalah yang sama.

Kejadian itu membuat sesi dihentikan, dan memicu investigasi berkepanjangan oleh McLaren untuk mengatasi hal tersebut.

Vandoorne dapat kembali ke trek sebelum jeda makan siang untuk mengek berbagai sistem tapi ia hanya menyelesaikan tujuh putaran. Jauh di bawah ekspektasi McLaren.

Masalah kelistrikan ini diketahui terkait dengan baterai, tapi masih belum jelas apakah itu berasal dari pihak McLaren atau Renault.

Modifikasi bodi

McLaren MCL33 rear bodywork detail
McLaren MCL33 rear bodywork detail

Photo by: Giorgio Piola

McLaren juga tampaknya harus melakukan penyesuaian pada bodi belakang mereka untuk membantu pendinginan mesin, mereka mengalami masalah overheat pada tes minggu lalu.

Tanda hangus di penutup mesin pekan lalu memicu tim menambahkan slot pendingin ekstra untuk membantu pendinginan mesin.

Saat mobil keluar lintasan, Selasa (7/3), tim menambahkan tiga slot pendingin lagi untuk membantu keluarnya udara panas.

Namun, seperti yang ditujukkan oleh foto ekslusif milik Giorgio Piola (foto di bawah), hal ini tidak terlihat cukup untuk menghindari bodi belakang yang terbakar.

Dengan slot tersebut tidak ideal bagi performa, McLaren akan melakukan perubahan pada desain penutup mesin mereka untuk meningkatkan aliran air, dan sistem pendinginan sebelum balapan pertama musim ini.

McLaren MCL33 rear detail
McLaren MCL33 rear detail

Photo by: Giorgio Piola

Sudut pandang Gary Anderson

McLaren menekan batasan dari sistem pendinginan. Dari gambar kami bisa lihat tiga slot tambahan dari satu yang terpaksa dibuat pada bodywork pekan lalu.

Ada dua bekas kecoklatan pada kedua sisi bodi, jadi ada sesuatu yang sangat dekat pada bagian penutup mesin, kemungkinan knalpot, atau turbo, dan itu sangat memprihatinkan.

Suhu knalpot pada mobil tersebut sekitar 400-800 derajat celsius, dan dibungkus oleh insulasi tahan panas. Jika temperaturnya tidak bisa dikendalikan, semua komponen yang berada di sekitarnya menjadi rentan.

Untuk finis pertama, pertama-tama Anda harus menyelesaikan balapan. Jadi masalah reabilitas random yang terlihat dibawa McLaren dari hubungan mereka dengan Honda sangatlah memperihatinkan.

Dan saat ini, tim tidak memiliki siapapun selain mereka sendiri untuk dievaluasi.

The car of Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33 is pushed in pit lane
The car of Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33 is pushed in pit lane

Photo by: Sutton Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Analisis teknis: Halo buka peluang aerodinamika tambahan

Artikel sebelumnya

Analisis teknis: Halo buka peluang aerodinamika tambahan

Next article

GALERI: Tes F1 Barcelona II hari kedua

GALERI: Tes F1 Barcelona II hari kedua
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Stoffel Vandoorne
Tim McLaren Shop Now
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news