Kepala desainer mesin F1 Ferrari hengkang

dibagikan
komentar
Kepala desainer mesin F1 Ferrari hengkang
Oleh: Franco Nugnes
8 Jul 2017 01.17

Menurut sumber yang bisa dipercaya, tim Formula 1 Ferrari telah berpisah dengan Lorenzo Sassi, kepala teknisi untuk bagian power unit.

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
Sebastian Vettel, Ferrari
Kimi Raikkonen, Ferrari SF70H

Walaupun tim yang bermarkas di Maranello tersebut menolak untuk berkomentar tentang kabar ini, sebuah laporan yang dibuat oleh koran Italia Il Giornale menyebutkan bahwa kepergian Sassi disebabkan oleh intervensi langsung dari presiden Ferrari, Sergio Marchionne.

Belum jelas jika Sassi benar-benar meninggalkan perusahaan, atau dipindahkan untuk mengisi peran lain dalam Fiat Group.

Sumber menyebutkan bahwa Sassi meninggalkan Ferrari beberapa hari lalu. Perpindahan tersebut cukup mengejutkan, karena Ferrari membuat progres yang baik dengan power unitnya musim ini.

Sebastian Vettel saat ini memimpin klasemen dengan selisih 14 poin dari Lewis Hamilton, dan banyak pihak di F1 percaya bahwa saat ini perbedaan tenaga antara mesin Ferrari dan Mercedes sangat kecil.

Selain itu, kepergian Sassi datang setelah rumor yang menyebutkan bahwa Ferrari akan memperkenalkan mesin yang sudah sangat ditingkatkan pada GP Inggris, yang disebut-sebut menggunakan beberapa inovasi teknis untuk mendapatkan peningkatan performa yang baik.

Vettel sendiri mengalihkan pertanyaan tentang dampak kepergian Sassi saat ditanyai di Austria pada hari Kamis.

“Saya tidak tahu apa yang Anda maksud,” ujar Vettel “Lebih baik Anda menanyakan ke orang yang [jabatannya] lebih tinggi.”

 

Artikel Formula 1 berikutnya
GP Austria: Hamilton ungguli Vettel di latihan kedua

Artikel sebelumnya

GP Austria: Hamilton ungguli Vettel di latihan kedua

Next article

Massa tidak puas dengan paket baru Williams

Massa tidak puas dengan paket baru Williams
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Franco Nugnes
Tipe artikel Breaking news