Kepercayaan Diri Max Verstappen Sempat Goyah Gegara Gerimis

Kepercayaan diri Max Verstappen sempat goyah ketika gerimis turun di sektor akhir Circuit of the Americas, saat kualifikasi ketiga F1 GP Amerika Serikat. Pada akhirnya, ia dapat mengatasinya sehingga menyegel pole position.

Kepercayaan Diri Max Verstappen Sempat Goyah Gegara Gerimis

Pembalap Red Bull Racing tersebut berhasil meruntuhkan dominasi Mercedes dalam kualifikasi di Austin sejak 2014. Ya, sejak era mesin turbo, mereka selalu menggondol pole position.

Pada putaran perdana Q3, Sergio Perez berhasil memuncaki daftar waktu tercepat. Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, pun mengudeta posisi teratas pada putaran kedua.

Ketika memasuki akhir sesi, Verstappen baru bereaksi. Ia mengekstraksi kinerja maksimal RB16B dan bertarung sengit dengan Hamilton.

Tiba-tiba hujan turun pada lap penutup dan otomatis mentalnya sedikit turun. Ia cemas tak bisa mempertahankan keunggulan dalam kondisi trek bergelombang dan basah.

Namun, pemuda Belanda tersebut berhasil mengembalikan fokus dan tampil habis-habisan demi start dari grid pertama.

“Pada Q3, lap pertama saya tidak terlalu luar biasa, tapi kemudian, saat lap terakhir mulai frustrasi,” ia menerangkan.

Baca Juga:

“Gerimis di bagian akhir, jadi saya tidak yakin apakah bisa mempertahankan waktu. Tapi, itu sudah cukup dan tentu saja, menempatkan waktu lap dan berada di pole position, juga P1 dan P3 sangat penting untuk balapan.

“Itu performa mengagumkan. Jika ingin menantang Mercedes, kedua mobil kami mesti berada di depan.”

Tentang siasat yang akan diterapkan dalam balapan, Verstappen mengungkapkan, “Saya hanya berharap bisa start dengan baik, kemudian kita lihat saja. Tapi. kami punya posisi start yang hampir sempurna.

“Tidak tahu kenapa pertanyaan seperti ini selalu diberikan pada Lewis dan saya. Bukan hanya kami, pembalap yang bersenggolan. Kami profesional dan mencoba menghindari tubrukan.

“Jika melihat lagi ke belakang, tidak mudah mengeluarkan kemampuan terbaik mobil akhir pekan ini. Lebih mudah ketika menggunakan ban medium dan keras, daripada ban lunak. Saya harus berusaha ekstra keras untuk mencapai pole. Semua tidak ideal, tapi saya gembira dengan hasil ini.”

Sementara itu, Perez gagal merebut pole position F1 perdana. Namun, hujan membuatnya masih bisa berada di baris kedua saat start.

“Kami hampir dekat dengan (posisi terdepan) di lap akhir. Kami telah melakukan pekerjaan luar biasa sebagai tim. Sayangnya, upaya terakhir saya kurang bagus,” tuturnya.

“Saya mengalami sedikit peningkatan pada sektor pertama tapi saya tidak bisa hanya menjaga itu secara progresif. Saya kira hujan tidak terlalu deras di sektor akhir, ada genangan-genangan kecil.

“Saya kehilangan grip pada dua tikungan dan saya bisa melihat selisih waktu memburuk.”

Sergio Perez, Red Bull Racing RB16B

Sergio Perez, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Meski urung memulai balapan dari baris terdepan, Checo tetap optimistis menatap balapan selanjutnya. Ia menilai degradasi ban dan karakter trek membuat persaingan menuju podium pertama terbuka.

“Saya kira posisi kualifikasi tidak terlalu relevan. Kami akan punya balapan sangat panjang besok. Akan ada banyak degradasi dengan ban-ban ini, tapi saya menantikan itu,” Perez menambahkan.

dibagikan
komentar
Toto Wolff Paksa Zak Brown Hadapi Ketakutan Terbesarnya
Artikel sebelumnya

Toto Wolff Paksa Zak Brown Hadapi Ketakutan Terbesarnya

Artikel berikutnya

Lewis Hamilton Akui Mercedes Alami Kemunduran dalam F1 GP Amerika Serikat

Lewis Hamilton Akui Mercedes Alami Kemunduran dalam F1 GP Amerika Serikat
Muat komentar