Konsekuensi kecelakaan akan lebih besar di F1 2017 – Ocon

dibagikan
komentar
Konsekuensi kecelakaan akan lebih besar di F1 2017 – Ocon
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
23 Mar 2017 05.41

Menurut pembalap Force India, Esteban Ocon, para pembalap kini akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar jika membuat kesalahan saat berada di balik kemudi mobil F1 2017.

Esteban Ocon, Force India F1
Esteban Ocon, Force India VJM10
Esteban Ocon, Force India VJM10
Esteban Ocon, Force India VJM10
Esteban Ocon, Force India VJM10
Esteban Ocon, Sahara Force India F1 Team
Esteban Ocon, Force India F1

GP Australia yang akan digelar pekan ini, menjadi panggung balapan perdana untuk mobil F1 generasi terbaru musim 2017; dengan mobil yang lebih lebar dan catatan waktu yang diperkirakan akan memecahkan rekor berkat tambahan downforce.

Tapi dari yang kita lihat saat tes pramusim, tambahan performa tersebut juga membuat mobil semakin sulit untuk dikendalikan dan mudah tergelincir.

Kimi Raikkonen, Valtteri Bottas, Daniel Ricciardo, dan Lewis Hamilton, menjadi beberapa pembalap yang melintir ke luar trek setelah melakukan kesalahan saat tes. Bahkan pembalap muda Lance Stroll, sempat mengalami kecelakaan yang memaksa Williams memangkas program tes mereka.

Meski Ocon berpikir jumlah kesalahan tidak akan bertambah pada tahun ini, ia percaya konsekuensi dari kesalahan tersebut dapat berakibat insiden yang lebih serius.

"Kesalahan semakin bertambah, tidak. Tapi kesalahan tersebut dapat berdampak besar, ya," ucap Ocon kepada Motorsport.com.

"Menyelamatkan mobil saat mobil tergelincir kini akan lebih sulit. Sebelumnya, ketika kami tergelincir, kami masih bisa menyelamatkannya. Tahun ini hal tersebut akan semakin sulit."

Mobil yang lebih gemuk dan lebih lebar dianggap oleh Ocon sebagai faktor yang membuat mobil kini menjadi lebih mudah terkena 'snap oversteer'.

"Kita sudah kesulitan saat menikung dalam kecepatan tinggi," tambahnya. "Dan ketika mobil mulai kehilangan kendali, mobil tentunya menjadi lebih berat.

"Karena ban yang lebih lebar, sensasi 'snap' yang didapat jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Kejadian seperti itulah yang membuat kaget banyak pembalap saat tes pramusim.

"Secara keseluruhan, dalam hal tuntutan fisik, saya pikir mobil tahun ini akan lebih sulit dikemudikan. Tetapi saat melakukan putaran normal, saya pikir hal itu tidak jauh berbeda."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Wehrlein diperbolehkan membalap di GP Australia

Artikel sebelumnya

Wehrlein diperbolehkan membalap di GP Australia

Next article

Renault lakukan "perbaikan besar" untuk atasi masalah mesin

Renault lakukan "perbaikan besar" untuk atasi masalah mesin
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Esteban Ocon
Tim Renault F1 Team
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news