Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Krack: Rumor Perekrutan Tunjukkan Aston Martin Menarik

Prinsipal Aston Martin, Mike Krack, senang mendengar rumor beberapa staf senior Formula 1 akan pindah ke timnya.

Mike Krack, Team Principal, Aston Martin F1 Team, talks to the media

Mike Krack, prinsipal, Aston Martin F1 Team, bicara ke media

Foto oleh: Alexander Trienitz

Tim yang berbasis di Silverstone ini berharap dapat meyakinkan talenta-talenta kunci seperti direktur teknik Dan Fallows, yang bergabung dengan tim dari Red Bull pada 2022, demi naik kelas di kejuaraan jet darat.

Nama terakhir yang dikaitkan dengan Aston Martin adalah kepala teknik Ferrari, Enrico Cardile. Ada beberapa laporan yang menyebutkan bahwa tim asal Inggris tersebut telah melakukan kontak dengan direktur teknis berusia 49 tahun itu.

Meskipun Krack tidak mengomentari rumor tersebut, ia mengatakan bahwa keterkaitan nama-nama penting dengan tim merupakan cerminan dari 'potensi' mereka.

Baca Juga:

"Ada banyak berita yang bisa dibaca tentang staf teknis senior dan perekrutan," kata Krack kepada media di sela F1 GP Kanada.

"Saya pikir berita ini menunjukkan bahwa ini adalah tempat yang menarik untuk bekerja. Ini adalah hal yang bagus karena menunjukkan bahwa semua orang percaya proyek ini bisa sukses besar."

Krack mengatakan bahwa mereka terbuka untuk kesempatan ini jika ada staf yang bagus dalam pekerjaan mereka.

"Jika Anda memiliki orang-orang yang baik, Anda harus selalu terbuka untuk itu dan melihat bagaimana Anda dapat mengintegrasikan mereka ke dalam tim," ungkap Krack.

Fernando Alonso, Aston Martin AMR24, leaves his pit box as Lance Stroll, Aston Martin AMR24, makes a stop

Fernando Alonso, Aston Martin AMR24, meninggalkan pit box saat Lance Stroll, Aston Martin AMR24, berhenti

Foto: Sam Bloxham / Motorsport Images

Aston Martin mencetak poin lebih sedikit dibandingkan pada tahap ini musim lalu meskipun ada peningkatan signifikan di pabrik. Hal ini membuat Krack ditanya apakah ada ketidakcocokan antara kemajuan di luar lintasan dan performa di lintasan. Ia pun membantahnya.

"Proses ini membutuhkan waktu,” tegasnya. "Jadi, ada transisi yang konstan antara manajemen ekspektasi kami dan ekspektasi yang Anda ciptakan.

"Kami melampaui itu dengan selisih yang besar tahun lalu, jadi itu telah menjadi tolok ukur kami tahun ini. Jadi tahun ini kami harus menempatkannya dalam perspektif yang sedikit lebih baik."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Demi Mobil Lincah, Verstappen Ingin Bobot Dipangkas Besar-besaran
Artikel berikutnya Sponsor Siapkan Rp575 Miliar untuk Pertahankan Zhou Guanyu di F1 2025

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia