Kvyat jadi kandidat terkuat untuk tempati kursi Force India

Daniil Kvyat muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan calon pembalap Renault, Nico Hulkenberg di Force India pada musim 2017.

Pembalap Toro Rosso itu diyakini menjadi prioritas tim Force India, bersama nama-nama pembalap lain seperti, Esteban Ocon dan Jolyon Palmer.

Diketahui, Force India menginginkan seorang pembalap yang cukup berpengalaman dan dapat bersaing dengan Sergio Perez di musim depan.

Kvyat diyakini cocok dengan kriteria tersebut, terlebih lagi motivasi yang dimiliki oleh pembalap Rusia itu cukup mirip dengan yang dimiliki oleh Perez saat ia didepak dari tim McLaren. Setelah ‘diasingkan’ ke tim Toro Rosso oleh Red Bull, Kvyat tentunya dapat membangun karirnya kembali bila ia melakukan perpindahan ke Force India.

Hingga saat ini, Kvyat masih menjalin kontrak dengan Red Bull, dan perusahaan minuman berenergi tersebut belum menentukan masa depan pembalapnya itu.

Manajemen Force India juga cukup meminati nama-nama seperti Ocon dan Palmer. Kedua pembalap tersebut juga sudah pernah melakukan tes bersama tim yang berbasis di Silverstone itu. Ocon di Spanyol dan Austria tahun 2015, sementara Palmer saat di Abu Dhabi tahun 2014.

Anehnya, rekan satu tim Ocon di Manor, Pascal Wehrlein tidak masuk dalam ‘daftar belanja’ Force India.

Ocon memiliki keunggulan terkait koneksinya dengan Mercedes, yang dapat memberikan Force India diskon harga untuk komponen mesin dan girboks. Sementara Palmer juga diyakini memiliki dana yang cukup. Namun, Force India diyakini tidak terlalu memikirkan masalah finansial dalam pengambilan keputusan tersebut.

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Jolyon Palmer , Daniil Kvyat , Esteban Ocon
Tim Force India
Tipe artikel Breaking news