Formula 1 2017

Kvyat merasa tidak diperlakukan adil oleh pengawas balap F1

Daniil Kvyat merasa dirinya mendapat perlakuan tidak adil dari pengawas balap Formula 1, setelah menerima hukuman penalti drive-trough akibat bersenggolan dengan mobil rekan setimnya, Carlos Sainz di GP Inggris.

Kedua pembalap Toro Rosso saling bersenggolan pada putaran pembuka balapan GP Inggris di Silverstone. Kvyat melebar di tikungan Becketts, dan saat kembali bergabung ke lintasan, pembalap Rusia itu menabrak mobil yang dikemudikan Sainz.

Sainz tersingkir di tempat, sementara Kvyat masih bisa melanjutkan balapan meski dengan hukuman penalti drive-through. Satu pekan sebelumnya, Kvyat juga diganjar hukuman yang sama setelah dianggap menjadi penyebab kecelakaan tiga mobil (Max Verstappen dan Fernando Alonso) di tikungan pertama GP Austria.

Saat ditanya apakah ia merasa mendapat perlakuan tidak adil dari pengawas balap F1, ia berkata: "Saya pikir demikian. Drive-through adalah hukuman yang sangat berat.

"Saya melihat insiden yang lebih parah, tapi mereka hanya memberi hukuman penalti lima atau 10 detik. Buat saya, mereka seharusnya melanjutkan hukuman seperti itu.

"Saya tidak mengerti ini, dan membuat perasaan saya menjadi tidak enak. Seolah-olah semuanya terlihat lebih buruk dari yang sebenarnya terjadi.

Kvyat mengakui bahwa hubungannya dengan Sainz memang tidak pernah akur. Ia juga tidak berencana mendiskusikan insiden GP Inggris dengan rekan setimnya tersebut.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Inggris
Trek Silverstone
Pembalap Daniil Kvyat
Tim Toro Rosso
Tipe artikel Breaking news
Topik Formula 1 2017