Formula 1 2017

Kvyat tak lagi ingin bekerja sama dengan Sainz

Daniil Kvyat tidak yakin jika dirinya ingin bekerja sama dengan rekan setim pembalap Formula 1 Toro Rosso, Carlos Sainz Jr., setelah keduanya berselisih pendapat soal taktik curi angin di Kanada.

Melalui radio tim, Sainz menilai Kvyat sudah "melanggar" perjanjian antar keduanya soal taktik 'slipstreaming' (curi angin) pada sesi kualifikasi GP Kanada.

Tapi Kvyat mengatakan bahwa Toro Rosso menerapkan sistem rotasi per balapan, dan Kanada memang menjadi giliran pembalap Rusia itu.

Ketika ditanya soal reaksinya terhadap komentar Sainz, Kvyat berkata kepada Motorsport.com: "Ia memberikan sikap yang tidak benar usai kualifikasi.

"Apa yang saya lihat dari data kualifikasi, saya sama sekali tidak mendapat keuntungan dari taktik itu.

"Anda bisa membandingkan catatan waktu terbaik kami dari kualifikasi. Kecepatan puncak kami tidak berbeda – benar-benar sama.

"Kami menerapkan sistem rotasi; satu balapan saya di belakang, lalu balapan berikutnya giliran dia yang di belakang.

"Baku [balapan berikutnya] sebenarnya adalah giliran dia untuk mendapat tarikan dari saya. Tapi sekarang saya tidak yakin ingin bekerja sama dengan dia lagi di kualifikasi.

"Jika ia cukup berani, maka ia bebas mendiskusikannya dengan saya. Tapi jika tidak, maka ia akan datang kepada Anda [media] dan mengirimkan pesan-pesan terselubung."

Sainz sendiri mengaku bahwa isu tersebut sudah "dilupakan" menyusul pertemuan tim pada hari Sabtu malam usai kualifikasi.

"Saya tidak ingin lagi membicarakan isu itu," ucap Sainz. "Isu itu menjadi rahasia di dalam tim. Saya telah mengutarakan pendapat dan pemikiran saya terkait situasi tersebut, yang jelas-jelas menjadi tidak adil buat saya, terutama di sirkuit seperti ini.

"Saya telah mengungkapkannya, mendiskusikannya dengan mereka. Kini kami sudah melupakannya dan berusaha mencari solusi yang tepat."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Carlos Sainz Jr. , Daniil Kvyat
Tim Toro Rosso
Tipe artikel Breaking news
Topik Formula 1 2017