Latifi-Russell Optimistis Williams Capai Kemajuan

Di bawah kepemimpinan baru, Nicholas Latifi dan George Russell, yakin ada peluang bagi Williams untuk melakukan peningkatan pada Formula 1 musim 2021.

Latifi-Russell Optimistis Williams Capai Kemajuan

Williams diakuisi oleh perusahaan investasi yang berbasis di Amerika Serikat, Dorilton Capital, pada 21 Agustus 2020. Pergantian kepemilikan itu sekaligus mengakhiri era pendiri tim, Frank Williams, dalam balap mobil jet darat.

Pada tahun yang sama pula, Williams menutup F1 2020 di dasar klasemen akhir, baik pembalap maupun konstruktor. Setelah hanya mendulang satu poin pada 2019, duet Nicholas Latifi-George Russell pulang membawa nol poin.

Namun, hal tersebut tidak membuat frustrasi kedua pembalap. Mereka masih percaya Williams mampu membuat langkah kemajuan, termasuk membuka peluang untuk minimal mencetak sejumlah poin musim ini.

“Saya berpikir secara realistis, pasti ada peluang untuk maju,” tutur Latifi.

“Itulah tujuannya. Kami telah melihat pada beberapa kesempatan, bahwa kami berada dalam posisi untuk mungkin mengumpulkan poin di sana sini, terkadang bisa, terkadang tidak bisa.

“Pastinya kami ingin lebih sering berada dalam situasi itu. Sebagian besar waktu tahun ini, yang dibutuhkan hanyalah performa yang lebih baik di dalam mobil, agar kami bisa lebih banyak bermain di barisan tengah.”

Sadar tak mungkin Williams dapat melakukan perbedaan secara dramatis, Latifi tetap percaya, timnya memiliki ruang untuk bergerak maju ke depan. “Itulah yang ingin kami lakukan,” ucapnya.

Sementara rekan setim Russell menyebut, kehadiran pemilik baru merupakan hal yang sangat menarik. Williams dipastikan mendapat banyak kucuran dana, yang bisa berguna untuk mengembangkan mobil.

“Itu menarik bagi kami, dan mudah-mudahan kami dapat membuat langkah untuk memperkuat posisi kami di depan Haas dan Alfa Romeo, serta mencoba dan mengejar masuk barisan tengah,” kata Russell.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Binotto: Perlu Waktu Lebih untuk Mengurangi Staf Tim

Artikel sebelumnya

Binotto: Perlu Waktu Lebih untuk Mengurangi Staf Tim

Artikel berikutnya

Mercedes Masih Dihantui Skeptisisme dan Pesimisme

Mercedes Masih Dihantui Skeptisisme dan Pesimisme
Muat komentar