Lauda anggap Wehrlein sebagai pilihan yang berisiko

Niki Lauda berkata banyak pembalap F1 yang ingin menjadi pengganti Nico Rosberg di Mercedes. Ia juga menganggap pembalap binaan mereka, Pascal Wehrlein, sebagai pilihan yang berisiko.

Setelah menjuarai titel perdananya, Rosberg membuat pengumuman yang mengejutkan jagat F1 saat ia memutuskan untuk pensiun dari olahraga tersebut.

Keputusan tiba-tiba dari Rosberg itu membuat kursi rekan satu tim Lewis Hamilton menjadi lowong untuk musim depan.

Berbicara kepada Gazzetta dello Sport, Niki Lauda mengaku timnya saat ini dalam status "disorientasi" akibat pengumuman mendadak Rosberg.

Saat ditanya kapan ia mengetahui berita Rosberg itu, Lauda berkata: Beberapa jam sebelum ia melakukan pengumuman publik. Ia menghubungi kami lewat telepon. Saya benar-benar kaget. Tidak ada seorang pun di Mercedes yang mengira ia sudah puas dengan raihannya.

"Pertama kali saya mendengar berita itu, saya benar-benar tidak percaya. 'Nico, tentang berita yang kamu umumkan, apakah kamu bercanda?' Tetapi ia bilang semuanya benar. Luar biasa.

"Saat saya menjuarai titel perdana, saya langsung berpikir bagaimana saya bisa meraih titel kedua. Tapi kasusnya berbeda dengan Nico.

"Keputusan Rosberg membuat tim kami mengalami disorientasi.

Lauda memperkirakan hampir semua pembalap papan atas di F1 akan memiliki tugas yang sulit untuk menggantikan Rosberg. Dan jika Mercedes memutuskan untuk mempromosikan pembalap muda seperti Pascal Wehrlein, Lauda menganggap pilihan itu sebagai pilihan yang "beresiko".

"Mengambil pembalap muda selalu menjadi pilihan yang beresiko. Kami tidak tahu apakah ia [Wehrlein] bisa tampil kuat."

 

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Nico Rosberg , Pascal Wehrlein
Tipe artikel Breaking news
Tag niki lauda