Lauda: Kegelisahan kami berakhir usai merekrut Bottas

Sempat dibuat gelisah akibat kabar pensiun mendadak Nico Rosberg, salah satu pimpinan tim Mercedes, Niki Lauda, mengaku lega usai timnya berhasil merekrut Valtteri Bottas untuk musim F1 2017.

Setelah proses negosiasi yang berjalan berminggu-minggu, Mercedes akhirnya secara resmi mengumumkan pembalap Finlandia, Valtteri Bottas, sebagai pengganti Nico Rosberg untuk musim F1 2017.

Lauda menganggap Bottas sebagai pilihan terbaik, dan ia yakin pembalap Finlandia tersebut dapat menyamai performa Rosberg di mobil Mercedes W08.

"Saya senang dapat merekrut dia," ujar Lauda kepada stasiun televisi RTL.  "Awalnya kami dihadapkan dengan masalah yang sulit [setelah pengumuman pensiun Rorsberg]. Tapi Bottas adalah pilihan yang terbaik. Saya yakin ia akan sama kencangnya seperti Nico. Karena alasan itu lah, kami akan memulai musim yang baru ini dengan dia dan Hamilton.

"Kami mencari pembalap yang cocok dengan tim ini. Hingga saat ini, kami selalu memiliki dua pembalap top, yang dapat bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Nico dan Lewis adalah contoh terbaik dari hal itu. Mereka selalu bersaing dengan ketat.

"Di tiga tahun terakhir ini, kami berhasil menjuarai semua gelar yang bisa kami raih. Dan karena alasan itu lah mengapa kami memilih Bottas. Ia akan membawa pengalaman dan kemampuan yang ia miliki ke tim ini."

Lauda juga mengaku timnya bisa bernafas lega setelah berhasil merekrut Bottas. Tim pabrikan asal Jerman itu sempat dibuat panik akibat pengumuman pensiun mendadak yang dilakukan oleh Rosberg hanya lima hari setelah pembalap Jerman itu merengkuh gelar juara dunia di Abu Dhabi tahun lalu.

"Kegelisahan kami usai kehilangan Nico kini telah berakhir. Saya sekarang bisa tenang karena saya yakin bersama Bottas, kami akan memiliki dua pembalap yang sama kuatnya."

Laporan tambahan oleh Stefan Ehlen

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Niki Lauda , Valtteri Bottas
Tim Mercedes
Tipe artikel Breaking news