Charles Leclerc Lebih Suka Trek F1 GP Turki Tetap Licin

Jika berkaca pada raihan GP Turki musim 2020, Charles Leclerc lebih senang trek Istanbul Park tetap licin akhir pekan ini. Tahun lalu para pilot Formula 1 mengeluhkan minimnya grip di sana, tetapi Ferrari justru menyelesaikan balapan dengan kuat.

Charles Leclerc Lebih Suka Trek F1 GP Turki Tetap Licin

Scuderia Ferrari mengalami musim yang sangat sulit pada F1 2020, akan tetapi memiliki salah satu akhir pekan lebih baik di Turki.

Tim Italia mampu meraih posisi ketiga dan keempat di Sirkuit Intercity Istanbul Park, di mana pembalap dihadapkan dengan aspal yang sangat licin, yang baru dipasang khusus untuk menyambut kembalinya Formula 1 sejak 2011.

Sebastian Vettel, yang musim lalu masih membela Ferrari, sukses menyelesaikan race di P3, di belakang pemenang Lewis Hamilton dan runner-up Sergio Perez. Sementara, Charles Leclerc juga mencetak poin bagi Ferrari dengan finis di posisi keempat.

Penyelenggara Grand Prix Turki musim ini telah mencoba untuk membuat permukaan lintasan balapan menjadi lebih kasar sehingga grip membaik, namun jika disurut memilih, Leclerc menginginkan trek tetap licin seperti tahun lalu.

"Saya ingat bahwa saya sangat menikmati akhir pekan itu," Leclerc mengenang kembali GP Turki tahun lalu selama konferensi pers di Istanbul Park pada Kamis (7/10/2021).

Baca Juga:

Pembalap Monako itu berada di antara tiga tercepat selama tiga sesi latihan bebas musim lalu. Namun, dalam kualifikasi di kondisi trek basah, ia gagal menjaga performa dan gagal lolos Q3. Catatan waktunya 6 detik lebih lambat dari Max Verstappen, sehingga ia justru terbenam di posisi ke-14.

Leclerc akhirnya berada di urutan ke-12 di grid dan berjuang keras hingga menyelesaikan balapan di P4, sementara rekan setimnya Sebastian Vettel berhasil meraih podium setelah memulai dari posisi ke-11.

"Ada sedikit grip dan saya ingat ada banyak orang mengeluh tentang itu. Saya merupakan salah satu dari sedikit yang senang karena kami kompetitif dan berjuang untuk posisi yang baik. Tempat podium bahkan ternyata menjadi kemungkinan,” ujar Leclerc.

“Jadi, ya, saya menikmati akhir pekan itu. Meskipun tak berakhir seperti yang saya inginkan, karena saya kehilangan podium dan berakhir di posisi keempat, tetapi secara keseluruhan itu akhir pekan positif bagi kami. Saya berharap kami dapat mengulanginya dengan lebih baik tahun ini," ucap pembalap 23 tahun tersebut.

Promotor Grand Prix Turki baru-baru ini telah melakukan perawatan trek dengan water blasted (pompa air), yang seharusnya memberikan lebih banyak daya cengkeram (grip) pada lintasan.

Charles Leclerc, Ferrari SF21

Charles Leclerc, Ferrari SF21

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

"Saya mendengar mereka telah mengubah beberapa hal dan mereka telah melakukan perawatan di trek beberapa kali, jadi kita akan melihat apakah masih seburuk tahun lalu atau tidak," tutur Leclerc.

"Saya tak mengharapkannya, tapi mudah-mudahan masih licin dan semoga kami bisa memanfaatkannya lagi," imbuh pembalap yang menyelesaikan FP1 GP Turki di posisi ketiga, Jumat (8/10/2021).

Pada sisi lain, pilot Mercedes-AMG Petronas Valtteri Bottas hanya finis ke-14 di Istanbul Park tahun lalu, sementara rekan setimnya Lewis Hamilton berhasil mencetak kemenangan sekaligus memastikan titel juara dunianya yang ketujuh.

"Saya rasa performa kami tidak terlalu buruk saat hujan akhir-akhir ini, jadi saya pikir kami telah belajar sesuatu tentang ban, terutama suhu dan tekanan terbaik untuk balapan basah," kata pilot Finlandia tersebut.

"Tetapi saya sangat berharap grip di trek (Istanbul Park) lebih baik karena tahun lalu (kondisinya) cukup ekstrem, bahkan di trek kering. Saya penasaran bagaimana jadinya sekarang," Bottas menambahkan.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
Lewis Hamilton Kena Penalti 10 Grid di F1 GP Turki

Artikel sebelumnya

Lewis Hamilton Kena Penalti 10 Grid di F1 GP Turki

Artikel berikutnya

Kimi Raikkonen Tidak Takut Bosan Setelah Pensiun dari F1

Kimi Raikkonen Tidak Takut Bosan Setelah Pensiun dari F1
Muat komentar