Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Charles Leclerc Minta Ferrari Tidak Lakukan Hal-hal Gila

Charles Leclerc meminta Ferrari tetap waspada dan tidak percaya diri secara berlebih saat ini meski memimpin klasemen pembalap dan konstruktor. Perjuangan mereka di F1 2022 masih sangat panjang.

Charles Leclerc, Ferrari

Di Australia akhir pekan lalu, Charles Leclerc meraih kemenangan keduanya dalam Formula 1 musim ini. Sedangkan rival utamanya, Max Verstappen (Red Bull Racing), dua kali gagal finis karena masalah teknis.

Sekarang Leclerc kokoh di puncak klasemen pembalap. Ia unggul 34 angka atas bintang muda Mercedes George Russell yang menempati posisi kedua. Sedangkan Verstappen di P6 dengan 25 poin.

Sementara itu, dalam klasemen konstruktor, Ferrari memimpin dengan gap 39 poin atas Mercedes yang berada di urutan kedua. Red Bull Racing berjarak 10 angka di belakang tim pabrikan Jerman.

Walau musim 2022 belum lama berlangsung dan masih ada 20 Grand Prix dalam programnya, performa luar biasa Tim Kuda Jingkrak telah sukses membuat para tifosi dan media Italia bersemangat.

Baca Juga:

Balapan selanjutnya, Grand Prix Emilia Romagna, akan berlangsung di Sirkuit Imola dan juga di wilayah Italia akhir pekan depan. Charles Leclerc percaya timnya tidak boleh terjebak euforia berlebih.  

Pembalap Monako itu pun mengingatkan tim tak boleh melakukan hal-hal gila untuk bisa memenangkan gelar konstruktor pertamanya sejak 2008. Charles Leclerc bisa membayangkan antusiasme di Italia.

“Saya belum mau terlalu memikirkannya. Musim masih awal. Tentu saja rasanya menyenangkan bisa memimpin. Itu bagus, tetapi saya belum ingin fokus pada kejuaraan,” Leclerc menuturkan.

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Charles Leclerc, Ferrari F1-75

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

“Akhir pekan di Italia akan menjadi luar biasa. Kami harus mendekati akhir pekan itu seperti yang telah kami lakukan dalam tiga balapan sebelumnya.

“Sangat penting untuk tak memberi tekanan ekstra pada diri sendiri dan tidak mencoba terlalu banyak hal. Sejak awal musim kami melakukan pekerjaan bagus. kami harus terus melakukannya.”

Charles Leclerc memenangi GP Italia 2019 di Monza, tetapi kala itu terus diburu duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Jadi ia punya pengalaman bersaing dengan tekanan besar di depan tifosi.

“Italia selalu aneh bagi kami. Saya tidak sabar untuk pergi ke sana lagi. Namun, tribune akan jauh lebih merah. Bagaimanapun, bagi kami, ini tentang fokus pada tugas kami,” kata Leclerc .   

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Mercedes Beri Penjelasan Terkait Pesan Radio George Russell
Artikel berikutnya Kevin Magnussen Yakin Capai Podium Musim Ini

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia