Leclerc Nikmati Debut F1 Sprint Race

Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menyambut baik format baru Sprint Race yang diperkenalkan Formula 1 pada Grand Prix Inggris. Dia bahkan tak sabar untuk menjajalnya lagi.

Leclerc Nikmati Debut F1 Sprint Race

F1 akhirnya resmi meluncurkan Sprint Race di Silverstone akhir pekan lalu. Dalam sesi perebutan posisi start untuk balapan Minggu itu dimenangi oleh Max Verstappen, sedangkan Leclerc berhasil mengemas urutan keempat.

Sebelumnya, format tersebut sempat menuai pro dan kontra. Empat kali juara dunia, Sebastian Vettel, mengaku tidak tahu apa latar belakang di balik munculnya ide Sprint Race.

Driver Aston Martin itu juga merasa keputusan untuk memberikan pole position kepada pemenang Sprint Race adalah salah.

Namun, respons berbeda dilontarkan Leclerc. “Saya menyukainya. Secara pribadi, saya menyukai format baru ini,” ucapnya melansir situs resmi Formula 1.

“Saya selalu sangat bosan pada Jumat dan saya hanya ingin pergi ke hari Sabtu di mana segala sesuatunya menjadi serius. Setidaknya kali ini semuanya serius pada Jumat.”

Charles Leclerc, Ferrari, memegang trofi usai finis kedua di F1 GP Inggris 2021.

Charles Leclerc, Ferrari, memegang trofi usai finis kedua di F1 GP Inggris 2021.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Managing Director Motorsport Formula 1, Ross Brawn, mengungkapkan bahwa reaksi fans terhadap Sprint Race di GP Inggris sangat positif.

Akan tetapi, Leclerc menilai, balap jet darat masih butuh satu penyesuaian untuk menjadikan format baru tersebut menjadi lebih menarik.

“Jika saya dapat memberikan satu pendapat pribadi, mungkin kami perlu melakukan sesuatu agar kualifikasi memiliki sedikit lebih banyak kekuatan, terutama untuk mempertahankan kualifikasi untuk Minggu,” ujarnya.

“Tapi Sprint Race pada Sabtu adalah hal yang sangat bagus menurut saya. Saya menantikan dua akhir pekan berikutnya di mana kami akan mengadakan Sprint pada hari Sabtu.”

Baca Juga:

Leclerc meninggalkan Silverstone dengan catatan manis. Meski takluk oleh Lewis Hamilton, pembalap asal Monako itu mampu merepotkan Mercedes dengan memimpin lomba selama 49 lap.

Torehan apik itu jelas modal penting bagi Skuad Kuda Jingkrak untuk menghadapi GP Hungaria, yang di atas kertas bisa menguntungkan SF21.

“Ya, maksud saya bagus untuk menjadi (optimistis), dan kami semua ingin optimistis setelah tiga balapan terakhir. Tapi di sisi lain, kami harus realistis,” kata Leclerc.

“Tentu saja, itu (hasil) bagus, dan kami dalam suasana hati yang baik. Namun, saya merasa bahwa meraih kemenangan di Budapest mungkin sedikit optimistis. Saya akan senang jika kami hanya berada di belakang dua tim teratas.”

dibagikan
komentar
Bottas Sudah Temui Bos Alfa Romeo

Artikel sebelumnya

Bottas Sudah Temui Bos Alfa Romeo

Artikel berikutnya

Bos McLaren Nilai Sprint Race Cocok untuk Trek Spesifik

Bos McLaren Nilai Sprint Race Cocok untuk Trek Spesifik
Muat komentar