Lewis Hamilton Ingin Ubah Pola Pikir Kuno

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengatakan sudah saatnya untuk mengubah pola pikir kuno setelah pernyataan rasis dari juara tiga kali Formula 1 Nielson Piquet Sr.

Lewis Hamilton Ingin Ubah Pola Pikir Kuno

Piquet melayangkan pernyataan rasial saat mengacu pada Hamilton dalam sebuah wawancara di podcast Brasil menjelang akhir tahun lalu, dengan komentar yang muncul pada pekan ini.

Hasilnya, Piquet mendapat kecaman dari F1 dan FIA, sementara Mercedes juga mengeluarkan pernyataan yang memberikan dukungan kepada juara dunia tujuh kali itu.

Lewis Hamilton akhirnya memberi tanggapan melalui media sosial yang diawali dengan menulis dalam bahasa Portugis: “Mari kita fokus pada mengubah pola pikir.”

Hal tersebut lalu dilanjutkan dengan sebuah cuitan di Twitter: “Itu lebih dari sekadar bahasa.

“Pola pikir kuno ini perlu diubah dan tidak memiliki tempat dalam olahraga kita. Saya telah dikelilingi oleh perilaku-perilaku semacam ini dan menargetkan seluruh kehidupan saya.

“Ada banyak waktu untuk belajar. Waktunya telah tiba untuk bertindak.”

Kicauan tersebut didahului oleh Hamilton yang menanggapi kicauan penggemar yang berbunyi “bagaimana jika Lewis Hamilton baru saja men-tweetWho the f**k is Nelson Piquet?’ lalu menutup twitter”, yang di-retweet oleh Hamilton dengan pesan: “Bayangkan.”

Baca Juga:

Lewis Hamilton merupakan satu-satunya pembalap dan juara dunia berkulit hitam di Formula 1. Pembalap asal Inggris itu juga menjadi yang terdepan dalam upayanya mengubah pola pikir dalam olahraga motor.

Di tengah aktivisme di seluruh dunia setelah pembunuhan George Floyd pada 2020, Hamilton jadi paling keras bersuara di F1 yang menyebarkan pesan anti-rasisme. Ia juga mengambil langkah untuk meningkatkan keragaman dan inklusi di seluruh olahraga.

Hamilton juga mendirikan The Hamilton Commission, bertugas melakukan laporan yang menyelidiki representasi orang kulit hitam di dalam motorsport. Ditemukan bahwa hanya satu persen karyawan di F1 yang berasal dari latar belakang kulit hitam.

Bersama dengan timnya di Mercedes, Hamilton meluncurkan amal Ignite musim panas lalu sebagai inisiatif bersama untuk mendukung keragaman dan inklusi yang lebih besar, yang bekerja bersama-sama dengan yayasan Mission 44 miliknya.

Melalui media sosial Ferrari menunjukkan dukungannya kepada Hamilton, dengan mengatakan: “Kami berdiri bersama F1, Lewis Hamilton dan Mercedes AMG-F1 melawan segala bentuk diskriminasi.”

 

Aston Martin yang juga sangat mendukung keberagaman juga memberikan dengan mengataka: “Kami mendukung Lewis Hamilton dan semua orang di seluruh dunia yang terpengaruh oleh rasisme atau diskriminasi dalam bentuk apa pun.

“Tidak ada ruang untuk perilaku menjijikkan ini dalam olahraga atau masyarakat kita.”

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG

Foto oleh: Steve Etherington / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Daniel Ricciardo Sempat Yakin Bisa Rengkuh Gelar F1
Artikel sebelumnya

Daniel Ricciardo Sempat Yakin Bisa Rengkuh Gelar F1

Artikel berikutnya

Red Bull Racing Putuskan Kontrak Juri Vips

Red Bull Racing Putuskan Kontrak Juri Vips