Hamilton diberi teguran, tetap menangi GP Jerman

dibagikan
komentar
Hamilton diberi teguran, tetap menangi GP Jerman
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
22 Jul 2018 18.47

Pemimpin klasemen sementara Formula 1, Lewis Hamilton, dapat mempertahankan kemenangannya di Grand Prix Jerman setelah insiden entri pit diinvestigasi oleh steward.

Pembalap asal Inggris itu memenangi balapan dari grid ke-14 tapi harus diinvestigasi karena ia sempat menyeberangi garis entri pit untuk kembali ke lintasan pada periode safety car yang dipicu oleh kecelakaan Sebastian Vettel.

Hamilton dan Mercedes dipanggil steward setelah seremoni podium usai karena ada kemungkinan telah terjadi pelanggaran terhadap FIA International Sporting Code.

Meski demikian, setelah proses yang panjang, steward akhirnya hanya memberikan teguran kepada Hamilton - teguran pertama baginya musim ini.

Penjelasan steward untuk keputusan itu berbunyi: "Sudah jelas bahwa ada pelanggaran terhadap aturan yang disebutkan di atas - pengemudi jelas melintasi garis yang memisahkan entri pit dari trek.

"Dalam menentukan penalti untuk pelanggaran tersebut, kami mempertimbangkan faktor-faktor yang meringankan [penalti] berikut.

"(I) Pengemudi dan tim secara jujur mengakui kesalahan dan fakta bahwa ada kebingungan dalam tim, apakah akan tetap bertahan di lintasan atau masuk pit, itulah yang menyebabkan pelanggaran.

"(ii) Fakta bahwa pelanggaran itu terjadi pada periode Safety Car.

"(iii) Tidak pernah ada bahaya bagi kompetitor lain dan perubahan arah [mobil] telah dilakukan dengan cara yang aman.

"Dengan mempertimbangkan semua hal di atas, termasuk pelanggaran-pelanggaran sebelumnya terhadap peraturan di atas, kami berpendapat bahwa teguran akan menjadi penalti yang tepat untuk pelanggaran tersebut pada kali ini."

Artikel Formula 1 berikutnya
Potong garis pit entry, Hamilton dipanggil steward

Artikel sebelumnya

Potong garis pit entry, Hamilton dipanggil steward

Next article

Akui kesalahan, Vettel: Saya membuang peluang juara

Akui kesalahan, Vettel: Saya membuang peluang juara
Muat komentar