Sirkuit Losail Tak Butuh Banyak Penyesuaian untuk Gelar F1

Pada 21 November mendatang, Sirkuit Losail akan menjadi tuan rumah Formula 1 untuk pertama kalinya. Tetapi tak banyak penyesuaian yang harus dilakukan.

Sirkuit Losail Tak Butuh Banyak Penyesuaian untuk Gelar F1

Sirkuit Losail merupakan salah satu trek terbaik di Timur Tengah. Tapi sejak dibuka pada 2004 silam, mereka tak pernah membawa F1 balapan di sana.

Sejak saat itu, mereka hanya memiliki MotoGP sebagai event terbesar. Sempat muncul pertanyaan bagaimana standar keselamatan untuk menggelar ajang balap sekelas Formula 1.

CEO F1, Stefano Domenicali, mengungkapkan pihaknya bersama FIA tak perlu melakukan banyak penyesuaian karena Sirkuit Losail sudah memiliki level tinggi.

Mereka hanya perlu melakukan beberapa perubahan kecil untuk memastikan mobil F1 tak memiliki kendala besar ketika balapan di sana.

“Di sana tidak pernah menggelar atau menjajal trek dengan mobil Formula 1. Uji coba ban juga tak pernah dilakukan di sana. Jadi, saya berharap ada banyak hal menarik dalam balapan di sana,” kata kepada Motorsport.com edisi Italia.

“Strukturnya hampir siap, hanya ada beberapa penyesuaian lagi. Balapan akan digelar pada malam hari dan saya yakin itu akan menjadi balapan yang mengesankan.

“Saya yakin ketika tim dan pembalap datang ke Losail, F1 akan memiliki event yang fantastis pada musim yang luar biasa ini.”

Baca Juga:

Sekadar informasi, Qatar akan menjadi tuan rumah permanen Formula 1 selama 10 tahun mulai dari 2023. Itu terjadi karena minat yang besar dari asosiasi olahraga balap di sana.

Meski dipersiapkan sebagai pengganti tuan rumah yang membatalkan gelaran akibat pandemi Covid-19, tapi ini juga menjadi proses pembelajaran bagi F1 dan pengelola Sirkuit Losail apa yang dibutuhkan untuk membuat balapan lebih menarik serta aman.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami tahu bagaimana bereaksi dalam situasi yang sulit, itu ditunjukkan dengan 22 seri di kalender balap tahun ini. Memperlihatkan seberapa kuat sistem dan hubungan baik yang telah kami jalin di dunia,” ujar Domenicali.

“Mengorganisir sebuah acara bukanlah hal sepele. Kami memindahkan ribuan orang, kami berbicara dengan pemerintah, dan kami membuat protokol keamanan sendiri.

“Kami memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, yang merupakan sesuatu luar biasa.”

Formula 1 sudah memastikan 12 balapan dengan Jeddah dan Losail sebagai teritori baru pada tahun ini. Sedangkan lima tuan rumah memutuskan untuk membatalkan event, yang mana sebagian besar berasal dari kawasan Asia.

Pemandangan jembatan Esplanade dari atas gedung

Pemandangan jembatan Esplanade dari atas gedung

Foto oleh: Evgeniy Safronov

dibagikan
komentar
Lando Norris Dua Hari Berlatih Simulator Pelajari Hasil GP Rusia

Artikel sebelumnya

Lando Norris Dua Hari Berlatih Simulator Pelajari Hasil GP Rusia

Artikel berikutnya

Red Bull Racing Berharap Lewis Hamilton Pakai Mesin Keempat

Red Bull Racing Berharap Lewis Hamilton Pakai Mesin Keempat
Muat komentar