Mantan presiden FIA: Regulasi 2017 dapat bawa F1 ke arah yang salah

Max Mosley, yang pernah menjabat sebagai presiden FIA pada tahun 1993-2009 mengaku cemas karena aturan dan regulasi baru di musim 2017 dapat berdampak buruk bagi F1 di masa depan.

Menjelang musim 2017, F1 mengalami perubahan besar-besaran. Mobil yang lebih lebar, sayap dan ban yang lebih besar, semua perubahan tersebut diprediksi dapat memangkas catatan waktu sekitar lima detik dibandingkan tahun 2015

Namun, di saat yang sama, mulai banyak pihak yang mengekspresikan kecemasan mereka. Penyuplai ban F1, Pirelli misalnya, telah memperingatkan prospek balapan yang membosankan karena melakukan manuver menyalip akan menjadi lebih susah.

Kini, mantan presiden FIA, Mosley juga memberikan pendapatnya. Ia mengaku tidak yakin, perubahan aturan dan regulasi di musim mendatang dapat membawa keuntungan baik dari aspek tontonan ataupun keselamatan.

"Menurut saya pribadi, perubahan-perubahan yang ada justru membawa F1 ke arah yang salah," ujarnya kepada stasiun televisi Inggris ITV. "Saya lebih ingin cengkeraman mekanis ditambah, dan aerodinamika dikurangi.

"Saya juga mempertanyakan peraturan yang justru dengan sengaja mempercepat laju mobil. Karena 40 hingga 50 tahun terakhir ini, peraturan yang diterapkan oleh FIA berfungsi untuk melambatkan laju mobil. Mobil lambat berarti menjadi lebih aman, karena jika bertambah cepat, maka bertambah pula risiko bahayanya."

Saat ditanya apakah pemilik F1 yang baru, Liberty, telah meremehkan tantangan untuk membuat F1 menjadi lebih baik, Mosley menjawab: "Sulit untuk dikatakan. Mungkin mereka memang cerdas, dan telah memiliki rencana yang menyeluruh. Tetapi di sisi yang lain, mungkin mereka akan dihadapkan oleh masalah yang lebih sulit daripada yang mereka perkirakan."

 

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tipe artikel Breaking news