Masa depan Giovinazzi di F1 tergantung Ferrari

Antonio Giovinazzi mempercayakan masa depannya di Formula 1 kepada Ferrari.

Giovinazzi berpartisipasi di akhir pekan balapan F1 untuk pertama kalinya sejak GP Tiongkok dengan turun di FP1 GP Inggris bersama tim Haas yang didukung oleh power unit Ferrari.

Tim asal Amerika tersebut bisa menjadi batu loncatan bagi Giovinazzi untuk musim depan, sementara Sauber juga bisa menjadi opsi jika mereka bertahan dengan mesin Ferrari untuk 2018.

"Targetnya tentu untuk siap [sebagai pembalap utama] tahun depan," kata Giovinazzi. "Tapi untuk sekarang saya berkonsentrasi pada apa yang saya lakukan sekarang, 7 sesi FP1.

"Untuk masuk F1 sangat sulit, hanya ada 20 kursi untuk seluruh dunia, jadi ini tidak seperti sepak bola. Ini adalah musim pertama saya di Ferrari, mereka sangat bagus dan saya percaya mereka. Mereka tahu apa yang mereka bisa lakukan untuk saya.

"Sekarang saatnya berfokus pada apa yang mereka berikan untuk saya tahun ini, 7 FP1, dan kemudian kita akan lihat apa yang terjadi tahun depan. Semuanya bisa terjadi. Saya harap bisa menemukan kursi [balap] tahun depan."

Giovinazzi menambahkan bahwa keputusan terkait masa depannya sekarang terlalu dini untuk diambil.

"Saya rasa ini terlalu awal untuk tahu, masih Juli," ujarnya. "Sejujurnya, saya tidak ingin terlalu terfokus pada apa yang akan saya lakukan tahun depan, mungkin di September kita akan lihat apa yang akan dilakukan tahun depan."

Charles Leclerc yang sekarang mendominasi F2 juga diunggulkan naik ke F1 bersama tim bermesin Ferrari, tapi Motorsport.com mengetahui bahwa Giovinazzi akan mendapatkan prioritas kursi balap terlebih dahulu.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Antonio Giovinazzi
Tim Haas F1 Team
Tipe artikel Breaking news