Masalah sistem bahan bakar sebabkan mobil Magnussen terbakar

Renault percaya masalah pada sistem bahan bakar menjadi penyebab mengapa mobil Magnussen terbakar pada sesi latihan pertama di GP Malaysia.

Mobil Magnussen terbakar setelah ia melakukan putaran instalasi pada sesi hari Jumat pagi. Api yang membakar mobil Renault milikinya sempat sulit untuk dipadamkan ketika cairan bahan bakar menetes dari pipa yang terletak di atas penutup komponen mesin.

Meskipun proses investigasi untuk mencari akar masalah masih berlanjut, team principal Fred Vasseur mengonfirmasi masalah pada sistem bahan bakar memicu munculnya kobaran api.

“Yang pasti, masalah terjadi pada sistem bahan bakar, tetapi kami masih melakukan investigasi,” ujarnya kepada Motorsport.com.

Direktur teknis Renault, Nick Chester, berbicara kepada Sky bahwa Renault sedang menguji coba komponen ‘eksperimental’ yang akan digunakan pada GP Meksiko.

“Kami mengalami kebocoran bahan bakar,” ujarnya. “Kami mengisi tangki bahan bakar hingga penuh, dan kami juga menguji coba komponen baru untuk persiapan GP Meksiko, jadi setelan mobil milik Magnussen berbeda dengan mobil lainnya.”

Masalah diperkirakan terjadi pada katup pipa bahan bakar – yang mengakibatkan bahan bakar dapat keluar dari pipa tersebut, sementara normalnya komponen itu didesain untuk mengeluarkan udara.

Tekanan udara di Meksiko yang lebih rendah dibandingkan di Malaysia, membuat sistem tersebut harus dikalibrasi ulang.

Vasseur yakin, mobil Magnussen akan kembali siap untuk berpartisipasi di sesi latihan kedua.

“Memang ada beberapa kerusakan akibat kobaran api, tetapi masalah terbesar yang harus kami selesaikan adalah sistem pemadam kebakaran,” ujarnya. “Tapi saya rasa kami akan siap.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Malaysia
Trek Sepang International Circuit
Pembalap Kevin Magnussen
Tim Renault F1 Team
Tipe artikel Breaking news