Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Max Verstappen Mengaku Sulit Bayangkan Titel F1

Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen mengatakan tak ada alasan untuk yakin meraih gelar Formula 1 tahun ini setelah dua kali gagal finis dalam tiga race.

Marshals assist Max Verstappen, Red Bull Racing, after retiring from the race

Marshals assist Max Verstappen, Red Bull Racing, after retiring from the race

Andy Hone / Motorsport Images

Verstappen harus menyelesaikan balapan lebih cepat di Grand Prix Australia setelah memiliki masalah dengan sistem bahan bakar pada RB18. Padahal, saat itu ia sedang memperjuangkan podium kedua.

Masalah ini serupa dengan yang dialaminya di Bahrain ketika memiliki kerusakan pada sistem pompa bahan bakar. Pembalap asal Belanda itu terpaksa berhenti dari balapan, membuatnya kehilangan 18 poin penting.

Saat ini, Max Verstappen tertinggal 46 poin dari pembalap Ferrari Charles Leclerc yang memimpin klasemen. Itu merusak harapannya untuk mempertahankan gelar yang didapatkannya pada 2021.

Verstappen mengatakan musim ini juga masih panjang dengan 20 balapan tersisa dan juga mengatakan Red Bull harus menemukan solusi agar dapat mengimbangi kecepatan Ferrari.

“Jaraknya sudah terlalu jauh di klasemen, saya pikir 46 poin sangat besar, mulai sekarang kami harus unggul,” kata Verstappen.

“Kami harus tampil lebih cepat, yang saat ini tidak kami lakukan. Kami juga harus memiliki mobil yang dapat diandalkan, yang juga tidak kami miliki sekarang. Jadi ada banyak hal yang harus dikerjakan.

“Saya bahkan tidak memikirkan gelar. Saat ini, tidak ada alasan untuk percaya kami bisa mendapatkan titel.”

Baca Juga:

Max Verstappen berada di urutan keenam dalam klasemen setelah tiga balapan dengan mengumpulan 25 poin berkat kemenangan di Arab Saudi.

Sedangkan posisi kedua saat ini ditempati oleh pembalap Mercedes George Russell yang tertinggal 34 poin dari Leclerc.

Prinsipal Red Bull Christian Horner menegaskan tak ingin memikirkan dampak dari kegagalan Verstappen menyelesaikan dua balapan terhadap harapannya mempertahankan gelar.

“Kami baru saja menyelesaikan 10 persen dari total kejuaraan tahun ini. Jadi saya pikir masih ada hal besar yang dapat kami kejar. Hal yang melegakan adalah kami memiliki basis mobil yang cepat,” ujarnya.

Menuju Eropa, Horner yakin Verstappen dapat bangkit dari kekecewaan gagal finis di Australia.

“Tentu saja dia frustrasi ketika dia pertama kali turun dari mobil, tapi dia tahu kami semua bersama-sama sebagai sebuah tim,” kata Horner.

“Kami akan bangkit kembali. Saya yakin dia akan bangkit dengan kuat di Imola.”

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB18

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Cari Solusi Porpoising, Mercedes Gunakan Sensor Optik
Artikel berikutnya Pirelli Terkejut Strategi Alex Albon Berhasil di Australia

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia