Maylander Merasa seperti James Bond

Bernd Maylander akan mengendarai dua safety car berbeda di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 nanti. Ia pun memberikan penilaian khusus untuk Aston Martin Vantage.

Maylander Merasa seperti James Bond

Seusai menguji safety car terbaru F1, Aston Martin Vantage, tengah pekan lalu, Bernd Maylander mengaku seolah dirinya baru kali pertama mengemudikan mobil. 

Bernd Maylander yang berpengalaman lebih dari 20 tahun mengemudikan safety car di F1, jelas bukan tipe orang yang mudah gugup. Namun, hal sebaliknya terjadi saat ia berada di balik kemudi Aston Martin menjelang tes pramusim F1 2021 di Bahrain, Rabu pekan lalu.

“Sepanjang pengalaman menghadapi awal musim F1, saya belum pernah segugup ini,” ujar pria asal Jerman tersebut seperti dikutip Majalah Formula 1 di Sirkuit Internasional Bahrain.

“Masalahnya sederhana, karena ini sesuatu yang benar-benar baru bagi saya. Untuk kali pertama, F1 akan memiliki merek lain sebagai safety car. Ini sebuah langkah pengayaan untuk olahraga balap global seperti F1.”

Baca Juga:

Mantan pembalap DTM dan kampiun Le Mans 24 Jam 1999 tersebut mengungkapkan, ia sudah terbiasa memacu Mercedes-AMG berbagai seri untuk safety car F1. Karena itu, pria 49 tahun itu sangat antusias mengetahui Aston Martin bakal menjadi safety car di F1.

Mobil kebanggaan Inggris tersebut memang memiliki sejarah hebat dan merek yang dinilai cool oleh sebagian besar pencinta mobil sport. Karenanya, Maylander penasaran ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai salah satu mobil sport ikonik Inggris tersebut di trek.

“Hal terpenting dari sebuah mobil adalah ia harus mampu memenuhi keinginan pengendaranya. Namun, begitu di dalam Vantage, saya langsung merasa seperti di rumah sendiri,” tutur Maylander.  

Biasanya, Maylander menguji semua mobil pendukung balap F1 sebelum musim dimulai. Tetapi tahun ini berbeda. Ia dan Alan Van der Merwe – pengemudi mobil medis (medical car) – akan berbagi tugas.

“Van der Merwe akan menguji Aston Martin di Inggris sedangkan saya menguji Mercedes di markas AMG di Jerman,” katanya.  

Namun begitu, bukan Maylander namanya jika tidak ingin mengetahui perbandingan performa Aston Martin dengan Mercedes-AMG sebagai safety car.

Aston Martin Vantage (foto atas) dan Mercedes-AMG GT R yang akan menjadi Safety Car untuk Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, memiliki keunggulan masing-masing.

Aston Martin Vantage (foto atas) dan Mercedes-AMG GT R yang akan menjadi Safety Car untuk Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, memiliki keunggulan masing-masing.

Foto oleh: Bernardo Maldonado

Aston Martin Vantage Safety Car mengusung mesin 4.0l (4.000 cc) twin-turbo V8 dengan akselerasi 0-100 km/jam hanya 3,5 detik. Mobil berkelir hijau khas Aston Martin ini sudah dilengkapi suspensi balap dan peranti aerodinamika yang dimodifikasi.

Dengan segala yang dimiliki, Vantage Safety Car bisa berada di depan 20 mobil F1 dengan kecepatan ideal agar suhu ban mobil-mobil F1 itu tetap stabil.

Mercedes AMG GT R Safety Car juga mengusung mesin 4.0l (4.000 cc) biturbo V8 dan mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,6 detik.

“Tentu saja ada sejumlah perbedaan. Meskipun kedua mobil sama-sama menggunakan mesin dari AMG, Mercedes sedikit lebih kuat. Namun, saat Anda melesat dalam kecepatan 245 atau 250 km/jam, perbedaan keduanya sangat kecil,” ucap Maylander.

Karena akan dipakai sebagai safety car, sekali lagi Maylander menegaskan, yang terpenting baginya adalah bagaimana reaksi mobil di lintasan. Keduanya sama-sama sangat bisa diandalkan serta mudah dan nyaman dikendalikan.

“Perbedaan utamanya mungkin pada beberapa detail. Impresi pertama saya terhadap Aston Martin sangat bagus, mudah dikendarai,” ucap Maylander.

“Ketika saya kembali ke kabin Mercedes, saya merasa sudah sangat familiar. Mobil ini sudah seperti ruang keluarga kedua bagi saya selama lebih dari 20 tahun.

“Menurut saya kedua mobil ini memiliki keunggulan masing-masing dengan warna yang indah. Aston Martin dengan warna hijau historisnya sedangkan Mercedes dengan merah menyala yang sangat menarik perhatian.”

Bernd Mayländer berpose di samping Mercedes-AMG GT R, salah satu dari dua safety car untuk Kejuaraan Dunia F1 2021.

Bernd Mayländer berpose di samping Mercedes-AMG GT R, salah satu dari dua safety car untuk Kejuaraan Dunia F1 2021.

Foto oleh: Daimler AG

Bernd Maylander menjelaskan, semakin kencang mobil, butuh waktu lebih lama untuk mengenal semua fitur dan kemampuannya.

“Dengan ban standar pabrikan, Aston Martin butuh 15 sampai 20 lap agar mobil benar-benar siap untuk digeber habis sampai batas kemampuan. Aston Martin Vantage ini sangat mudah dikendarai karena saat saya ingin belok ke kanan, ia cepat bereaksi ke kanan juga,” ujarnya.

Yang menarik, di Bahrain lalu, Bernd Maylander membayangkan dirinya sudah seperti James Bond, sosok mata-mata terkenal asal Inggrsis dalam novel karya Ian Flemming yang sudah diangkat ke layar lebar sejak awal 1960-an hingga saat ini.

“Saya rasa, sedikit aroma Bond di Formula 1 akan sangat bagus, bukan?” katanya sambil tertawa. “Kali pertama saya mendengar merek Aston Martin adalah saat masih kanak-kanak ketika menonton film Goldfinger.”

Seperti pencinta James Bond dan Aston Martin lainnya, Bernd Maylander juga paham benar bila kedua ikon Inggris tersebut sangat identik hingga saat ini.

“Kini, mereka (Aston Martin) kembali ke F1 setelah 61 tahun. Ini sebuah langkah maju bagi F1 yang membuat saya semakin menikmati tugas sebagai pengendara safety car,” kata Bernd Maylander.

“Setelah dua dekade lebih, banyak pengalaman dan hal yang saya alami di F1. Tapi, kini saya tidak mau berpikir untuk pensiun cepat. Jika memungkinkan, saya masih ingin terus menjadi pengemudi safety car di Formula 1 untuk beberapa tahun lagi.”

dibagikan
komentar
Vettel Akui Lebih Tenang Hadapi Masalah

Artikel sebelumnya

Vettel Akui Lebih Tenang Hadapi Masalah

Artikel berikutnya

Trik Tsunoda Tampil Cepat Kedua di Tes Pramusim F1 2021

Trik Tsunoda Tampil Cepat Kedua di Tes Pramusim F1 2021
Muat komentar